LetterNews
21 September 2026
17:03 WITA
Topik Populer:
#KPK#Letternews#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Denpasar#Wayan Koster#Pemkot Denpasar#OJK

Tragis di Legian Kuta, WNA Australia Diduga Tega Habisi Dua Anak Kandung Sebelum Gantung Diri di Bungalow

Foto: Ilustrasi Petugas kepolisian melakukan olah TKP

BADUNG, Letternews.net Peristiwa tragis mengguncang kawasan pariwisata Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia berinisial SDJ (57) ditemukan tewas gantung diri di sebuah bungalow Jalan Three Brothers, Legian Tengah, Senin (14/9/2026). Yang lebih memprihatinkan, dua anak kandungnya berinisial ADS (7) dan LKS (4) turut ditemukan tewas tergeletak di lantai kamar.

Aparat Polresta Denpasar bersama Satreskrim Polsek Kuta langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi di sekitar kamar bungalow nomor 2 tersebut.

Berikut adalah kronologi lengkap serta fakta pemeriksaan awal yang dihimpun oleh pihak kepolisian:

  • Pemeriksaan Awal Korban: Kedua anak korban tewas akibat tindakan kekerasan berat, sementara sang ayah (SDJ) meninggal dunia gantung diri menggunakan kabel setrika di teralis besi jendela kamar.

  • Kecurigaan Sang Istri: Kejadian terungkap setelah istri pelaku yang berada di Jakarta menghubungi saksi Nur Khamid (51) sekitar pukul 08.30 WITA karena suaminya tidak bisa dihubungi sejak Minggu (13/9/2026).

  • Pintu Diperiksa Paksa: Saksi bersama pemilik bungalow, Kelian Lingkungan, dan warga mengintip lewat jendela. Karena tidak ada respons saat dipanggil, pintu akhirnya dibuka paksa hingga menemukan ketiga jasad tersebut.

  • Penanganan Medis & Hukum: Ketiga jenazah dievakuasi ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Polisi mengamankan bukti rekaman CCTV serta mendalami keterangan saksi-saksi.

“Dari hasil pemeriksaan luar terhadap kondisi ketiga korban, diduga kedua anak korban meninggal akibat kekerasan. Sementara SDJ diduga meninggal dunia dengan cara gantung diri,” ungkap Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Leonardo D. Simatupang.

Penyelidikan Intensif Polresta Denpasar

Pihak Kepolisian Resor Kota Denpasar terus mengusut tuntas motif di balik aksi penganiayaan berdarah yang berujung pada kematian tragis satu keluarga WNA ini. Pemeriksaan laboratorium forensik serta analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar bungalow dimaksimalkan untuk memperjelas rangkaian peristiwa memilukan tersebut.