
DENPASAR, Letternews.net – Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Pusat, Ny. Tri Suswanti Tito Karnavian, memberikan apresiasi tinggi atas capaian Provinsi Bali dalam pelaksanaan registrasi Posyandu yang dinilai jauh lebih terdepan dan tertib dibandingkan daerah lain di Indonesia.
Pujian tersebut disampaikan langsung oleh Ny. Tri Tito Karnavian saat membuka acara Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum dan Registrasi Posyandu yang diselenggarakan atas kolaborasi TP PKK/Tim Pembina Posyandu Pusat dengan TP PKK Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Centre), Denpasar, Rabu (21/10/2026).
Tri Tito Karnavian menegaskan bahwa registrasi Posyandu merupakan pijakan strategis untuk memetakan kebutuhan real di lapangan, memperkuat tata kelola kelembagaan hingga ke tingkat desa, serta menyusun program pembinaan yang terarah.
“Saya yakin Bali ini jauh lebih maju karena secara luas yang meregistrasi ini baru Bali. Oleh sebab itu, ini salah satu penghargaan untuk Bali, kita melaksanakan kegiatan ini di sini,” ujar Ny. Tri Suswanti Tito Karnavian di Gedung Ksirarnawa, Denpasar.
Selain menyoroti tata kelola Posyandu, Ny. Tri Tito Karnavian mengajak seluruh kader PKK dan Posyandu se-Bali untuk menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, terutama dalam mendeteksi dan mencegah tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik secara fisik maupun verbal.
“Karena kita adalah kader PKK dan kader Posyandu yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, tentunya kita juga harus punya bekal bagaimana penanganan hal-hal tersebut bilamana terjadi di lingkungan kita,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan TP PKK Pusat yang telah menunjuk Bali sebagai tuan rumah percontohan nasional. Ia meminta seluruh kader kabupaten/kota se-Bali menyerap materi sosialisasi untuk diterapkan secara nyata demi menjaga ketahanan keluarga.
“Pemahaman mengenai keluarga sadar hukum dan registrasi Posyandu merupakan dua hal penting. Kesadaran hukum memperkuat perlindungan keluarga, sedangkan registrasi Posyandu mewujudkan kelembagaan yang tertib, terdata, dan optimal melayani krama Bali,” ungkap Putri Koster.
Dalam rangkaian acara tersebut, Ny. Tri Tito Karnavian secara simbolis menyerahkan bantuan sanitasi komunal dari pemerintah pusat senilai Rp500 juta untuk pembangunan toilet umum permanen di 10 desa di Bali. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan KTP elektronik (KTP-el) bagi siswa SMA pemula serta penyaluran bantuan sembako kepada para kader PKK Provinsi Bali.