LetterNews
06 November 2026
02:17 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
25 September 2026 14:19 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 25 September 2026, 14:19 WITA

Anak SD Terseret Arus di Pantai Gerokgak Buleleng, Tim SAR Gabungan Gelar Penyisiran Laut dan Darat

Foto: Ilustrasi Tenggelam

BULELENG, Letternews.net – Tim SAR gabungan melangsungkan operasi pencarian terhadap seorang anak Sekolah Dasar (SD) yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat berenang di Pantai Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Kamis (24/9/2026). Korban teridentifikasi bernama Gede Adimas Raditya Wibawa (11), warga Banjar Dinas Batuagung, Desa Gerokgak.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 17.10 WITA dari anggota Polsek Gerokgak, Kadek Partha. Berdasarkan informasi yang dihimpun, musibah berawal ketika korban bersama dua temannya berenang menggunakan styrofoam di Pantai Gerokgak sekitar pukul 16.00 WITA. Namun, sekitar pukul 16.30 WITA, ketiganya terseret arus deras ke tengah laut. Dua anak berhasil diselamatkan warga setempat, sedangkan Gede Adimas terseret arus hingga hilang dari pandangan.

Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng menerjunkan enam personel ke lokasi untuk mengordinasikan pencarian bersama unsur penyelemat terkait dan pihak keluarga.

Penyisiran Jalur Laut dan Pesisir Pantai oleh Tim SAR Gabungan

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, menjelaskan bahwa penyisiran hari pertama difokuskan pada dua sektor, yakni jalur laut menggunakan perahu karet (rubber boat) dan jalur darat di sepanjang pesisir pantai.

“Empat personel melakukan pencarian menggunakan rubber boat ke arah utara dari lokasi kejadian sejak pukul 18.10 hingga 18.40 WITA. Sementara itu, tim di darat melakukan penyisiran Pesisir ke arah timur sejauh 2,5 kilometer dan berlanjut ke arah barat,” terang Kadek Donny Indrawan.

Pencarian hari pertama dihentikan sementara pada pukul 21.30 WITA dengan hasil nihil. Sesuai prosedur operasi SAR, upaya pencarian akan dilanjutkan kembali keesokan harinya dan dijadwalkan berlangsung hingga tujuh hari ke depan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta arus laut.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur gabungan, antara lain Pos SAR Buleleng, Pol Airud Polda Bali, Pol Airud Polres Gerokgak, Polsek Gerokgak, Babinsa Gerokgak, TNI AL Celukan Bawang, Camat dan Perangkat Desa Gerokgak, Satpol PP Gerokgak, Cendana Mutiara, serta pihak keluarga korban.