LetterNews
03 November 2026
00:08 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
02 September 2026 20:21 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 02 September 2026, 20:21 WITA

Wisatawan Asal Polandia Hilang Terseret Arus di Pantai Tembles Ditemukan Meninggal Dunia

Foto: Tim SAR gabungan

JEMBRANA, Letternews.net – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban musibah terseret arus di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Pada hari ketiga operasi pencarian, Selasa (2/9/2026) sore, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia terdampar di pesisir pantai.

Korban teridentifikasi bernama Marcin Dawid (44), seorang warga negara asing (WNA) asal Polandia. Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu (30/8/2026) malam setelah sepeda motor dan barang-barang pribadinya ditemukan ditinggalkan di tepi Pantai Tembles.

“Kami menerima laporan dari warga setempat mengenai penemuan jenazah terdampar di tepi Pantai Air Kuning. Jaraknya sekitar 7,5 kilometer ke arah barat dari lokasi awal kejadian,” ungkap Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri Gunawan, Selasa (2/9/2026).

[irp]

Pencarian Intensif Jalur Laut, Darat, dan Udara

Operasi pencarian pada hari ketiga dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan melibatkan koordinasi lintas unsur SAR. Pencarian dikerahkan secara masif mengombinasikan Search and Rescue Unit (SRU) laut, penyisiran darat, hingga pemantauan udara.

Rangkaian operasional pencarian meliputi:

  • Penyisiran Laut: Peluncuran 1 unit rubber boat Basarnas menyisir kawasan perairan sebelah barat Pantai Tembles.

  • Pantauan Udara: Penggunaan drone thermal untuk memetakan titik suhu dan area perairan yang sulit dijangkau dari permukaan.

  • Penyisiran Pesisir: Tim darat menyisir sepanjang garis pantai ke arah barat hingga lokasi penemuan di Pantai Air Kuning.

[irp]

Evakuasi dan Keterlibatan Unsur Gabungan

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 17.20 WITA dalam kondisi kaku. Usai penemuan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban ke RSU Negara menggunakan ambulans Biddokkes Polres Jembrana untuk penanganan medis serta identifikasi lanjutan.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi erat dari Pos SAR Jembrana, Samapta Polres Jembrana, Polsek Mendoyo, TNI AL Pos Pengambengan, Satbrimob Polda Bali, Polair Polres Jembrana, PMI Kabupaten Jembrana, aparat desa, serta warga lokal.

Editor: Rudi