LetterNews
02 November 2026
20:03 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
02 November 2026 18:50 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 02 November 2026, 18:50 WITA

Dua Pengunjung Diduga Tertimbun Longsor di Eco Park Pelaga Glamping Retreat Badung, Tim SAR Gabungan Diterjunkan

Hujan Lebat Terjang Desa Pelaga Petang: Tebing Tinggi Menimbun Bangunan Penginapan, Proses Evakuasi Sempat Terkendala Medan Curam

Musibah tanah longsor menerjang wilayah Badung Utara! Hujan lebat sejak Minggu malam (1/11/2026) mengakibatkan tebing tinggi di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Desa Pelaga, Petang, longsor dan menimbun satu unit penginapan.

BADUNG, Letternews.net – Hujan lebat dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan utara Kabupaten Badung sejak Minggu malam (1/11/2026) memicu bencana tanah longsor tragis di Desa Pelaga, Kecamatan Petang. Satu unit bangunan tempat menginap (glamping) di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat tertimbun material tanah longsoran tebing.

Dua orang pengunjung penginapan mewah milik mantan Ketua ASITA tersebut diduga kuat masih tertimbun material tanah longsor saat musibah terjadi.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima laporan darurat bencana tersebut pada Senin (2/11/2026) pagi pukul 06.10 WITA dari pelapor Kadek Suardika. Pihak pengelola penginapan mencurigai dua orang tamu berada di dalam unit kamar saat tebing tinggi di area tersebut tiba-tiba runtuh menimbun bangunan.

Upaya pencarian dan penanganan awal sempat dilakukan secara mandiri oleh pihak pengelola bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung, Camat Petang, serta aparat Polsek Petang.

Namun, proses evakuasi awal terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan lantaran diguyur hujan deras serta tingginya risiko longsor susulan akibat medan yang sangat curam.

“Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bergerak cepat menggerakkan satu tim Rescue berkekuatan sembilan personel lengkap dengan peralatan evakuasi bencana dari Jimbaran menuju lokasi kejadian di Pelaga, Petang,” rilis penanganan Basarnas Bali, Senin (2/11/2026) pagi.

Basarnas Bali Terjunkan Tim Rescue, Fokus Operasi SAR Pertimbangkan Faktor Keselamatan Medan

Perjalanan tim penyelamat dari Markas Basarnas di Jimbaran menuju titik lokasi di wilayah Badung utara diperkirakan memakan waktu sekitar dua jam akibat kondisi cuaca dan medan jalanan berliku.

Tim SAR gabungan dijadwalkan langsung melakukan koordinasi, asesmen teknis, serta pencarian intensif terhadap kedua korban yang tertimbun material tanah longsor.

Pihak Basarnas menegaskan bahwa operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue / SAR) akan dimaksimalkan dengan tetap memprioritaskan faktor keselamatan personel mengingat struktur tanah perbukitan di lokasi kejadian masih sangat labil pasca-hujan deras.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan bencana dan evakuasi di Eco Park Pelaga Glamping Retreat masih berlangsung intensif, sementara perkembangan informasi terkait identitas korban serta hasil operasi SAR akan disampaikan secara berkala.