LetterNews
03 November 2026
01:22 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
13 August 2026 09:03 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 13 August 2026, 09:03 WITA

Program Makan Bergizi Gratis di Badas Kediri Menuai Sorotan, Sewa Lahan Hingga Tata Kelola Yayasan Dipertanyakan

Foto: Ilustrasi

KEDIRI, Letternews.net – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Dusun Tegalrejo, Desa Badas, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang dikelola oleh Yayasan Padamu Negeri Berbakti kini menuai polemik dan sorotan publik. Tokoh masyarakat setempat mempertanyakan transparansi pengelolaan dana sewa lahan serta mekanisme kemitraan yang dinilai kurang jelas.

Permasalahan ini mencuat ke publik setelah tambahan lahan milik warga digunakan untuk operasional dapur program dengan nilai kompensasi yang dianggap tidak sebanding. Protes keras sempat dilayangkan warga dengan menutup akses jalan ke lokasi dapur umum.

Aksi tersebut memicu proses mediasi yang melibatkan jajaran Pemerintah Desa Badas, aparat TNI, Polri, serta pengurus yayasan terkait.

“Akses jalan sempat ditutup sebagai bentuk protes warga. Kami berharap ada transparansi dan penyelesaian yang jelas demi akuntabilitas pelaksanaan program pemerintah ke depannya,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat, Kamis (13/8/2026).

[irp]

Dugaan Rangkap Jabatan dan Alasan Evaluasi Program

Selain persoalan uang sewa lahan operasional, tata kelola internal yayasan lokal pelaksana di lapangan juga ikut disorot. Diduga terdapat perangkapan jabatan pengurus yang dilakukan tanpa melalui prosedur maupun mekanisme organisasi yang semestinya.

Beberapa poin penting yang menjadi tuntutan warga dan tokoh masyarakat meliputi:

  • Kejelasan Sewa Lahan: Kejelasan kesepakatan dan besaran kompensasi sewa lahan warga yang digunakan untuk operasional dapur umum.

[irp]

  • Transparansi Tata Kelola: Penataan ulang struktur pengurus yayasan untuk mencegah potensi konflik kepentingan dalam mengelola program berbasis anggaran negara.

  • Akuntabilitas Publik: Klarifikasi terbuka dari pihak penyelenggara agar program sosial nasional ini tidak merugikan masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi maupun klarifikasi dari pihak Yayasan Padamu Negeri Berbakti serta pengurus yayasan lokal terkait berbagai tuduhan tersebut. Warga berharap pihak berwenang turun tangan agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Badas dapat berjalan kondusif dan transparan.

Editor: Rudi