
JAKARTA, Letternews.net – Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) kembali melanjutkan pendalaman kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018 hingga 2023.
[irp]
Pada Jumat (24/10/2025), Tim Penyidik memeriksa tujuh orang saksi terkait perkara yang telah menyeret Tersangka HW dkk. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi berkas perkara.
Tujuh orang saksi yang diperiksa berasal dari berbagai latar belakang perusahaan dan peran, termasuk mantan direktur utama Pertamina:
[irp]
“Adapun ketujuh orang saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023 atas nama Tersangka HW dkk,” kata Juru Bicara Kejaksaan Agung.
Pemeriksaan terhadap saksi-saksi kunci ini menunjukkan komitmen Kejaksaan Agung untuk menuntaskan kasus korupsi yang melibatkan tata kelola energi nasional dalam periode yang cukup panjang tersebut.
Editor: Rudi.