LetterNews
03 November 2026
07:46 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
13 March 2026 09:34 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 13 March 2026, 09:34 WITA

Tragedi di Peguyangan: Sempat Hilang dari Rumah, Lansia Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur

Foto: Ilustrasi

DENPASAR, Letternews.net — Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang warga yang terjatuh ke dalam sumur di wilayah Jalan Antasura, Gang Teratai No. 5, Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (12/3/2026) siang. Korban yang diketahui berinisial I Made Wirya (65) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Laporan kejadian pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) pada pukul 12.10 Wita dari petugas BPBD Kota Denpasar. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui sedang dalam kondisi sakit dengan salah satu kaki yang telah diamputasi. Kecurigaan muncul setelah pihak keluarga tidak menemukan korban di dalam rumah.

[irp]

Kronologi Evakuasi

Merespons laporan tersebut, sebanyak tujuh personel rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dikerahkan ke lokasi pada pukul 12.30 Wita. Tim dilengkapi dengan peralatan mountaineering, satu set Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) untuk mengantisipasi gas beracun, serta peralatan medis pendukung lainnya.

Setibanya di lokasi pada pukul 13.13 Wita, tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dari Samapta Polda Bali, Polsek Denpasar Barat, dan Damkar Kota Denpasar untuk memulai proses pengangkatan tubuh korban dari dasar sumur.

[irp]

Korban Dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah

Proses evakuasi berlangsung cepat. Pada pukul 13.35 Wita, jenazah I Made Wirya berhasil diangkat ke permukaan.

“Berkat kerja keras tim SAR gabungan dan koordinasi yang baik di lapangan, jenazah korban berhasil dievakuasi siang tadi. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans dari BPBD Kota Denpasar,” jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi berbagai unsur, mulai dari kepolisian, petugas pemadam kebakaran, aparatur desa, hingga partisipasi masyarakat setempat yang membantu kelancaran akses evakuasi.

Editor: Rudi.