LetterNews
03 November 2026
07:57 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
06 October 2026 19:31 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 06 October 2026, 19:31 WITA

Restrukturisasi Militer Paling Bersejarah: Kodam IX/Udayana Kini Fokus Bali, NTT dan NTB Punya Kodam Sendiri!

Langkah Strategis Presiden Prabowo Subianto Diresmikan pada HUT Ke-81 TNI untuk Memperkuat Pertahanan Kewilayahan Perbatasan Negara

Dalam rangka HUT ke-81 TNI, Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan pembentukan 204 satuan baru TNI, termasuk pemekaran wilayah komando militer di Kepulauan Nusa Tenggara dan Bali. Foto: Hum

DENPASAR, Letternews.net – Struktur komando kewilayahan TNI Angkatan Darat di kawasan Nusa Tenggara dan Bali mengalami perubahan besar dan bersejarah. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan 204 satuan baru TNI termasuk enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Pengembangan organisasi militer skala besar ini membawa dampak signifikan bagi peta pertahanan wilayah Kepulauan Nusa Tenggara dan Bali yang sebelumnya berada di bawah naungan penuh Kodam IX/Udayana.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Amrizal Nasution, menjelaskan bahwa pengembangan organisasi ini membagi wilayah operasional Bali dan Nusa Tenggara menjadi tiga komando daerah militer tersendiri.

“Dengan adanya pengembangan organisasi TNI AD ini, wilayah yang sebelumnya berada dalam jajaran Kodam IX/Udayana, yaitu Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, kini masing-masing menjadi wilayah komando tersendiri melalui pembentukan Kodam baru. Sementara Kodam IX/Udayana selanjutnya berkedudukan dan melaksanakan tugas kewilayahan di wilayah Bali,” ujar Kolonel Inf Amrizal Nasution di Denpasar.

Peta Wilayah Baru: Kodam XXVII/Sobe Sonbai dan Kodam XXX/Rinambora

Melalui penataan organisasi baru ini, Korem 161/Wira Sakti yang sebelumnya membawahi wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kini ditingkatkan statusnya menjadi Kodam XXVII/Sobe Sonbai. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Mayjen TNI Thevi Angandowa sebagai Pangdam XXVII/Sobe Sonbai pertama untuk memimpin pertahanan di wilayah perbatasan timur Indonesia tersebut.

Sementara itu, wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sebelumnya berada di bawah Korem 162/Wira Bhakti bertransformasi menjadi Kodam XXX/Rinambora. Kepemimpinan Kodam baru di NTB ini dipercayakan kepada Mayjen TNI Edi Saputra sebagai Pangdam XXX/Rinambora.

Dengan demikian, wilayah Bali dan Nusa Tenggara kini resmi diperkuat oleh tiga Kodam, yaitu:

  1. Kodam IX/Udayana: Berfokus pada pembinaan dan pertahanan kewilayahan di Provinsi Bali.

  2. Kodam XXVII/Sobe Sonbai: Berkedudukan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

  3. Kodam XXX/Rinambora: Berkedudukan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kapendam IX/Udayana menegaskan bahwa pemekaran wilayah komando ini murni bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pertahanan serta pembinaan kewilayahan sesuai karakteristik geografis dan kebutuhan masing-masing daerah.

“Yang berubah adalah struktur organisasi dan kewilayahan, sedangkan semangat pengabdian, soliditas TNI, serta komitmen untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap menjadi satu kesatuan,” tegas Kolonel Inf Amrizal Nasution.

Ke depan, Kodam IX/Udayana berkomitmen untuk terus menjalankan tugas pokoknya di Pulau Dewata secara profesional, adaptif, dan responsif. Kodam IX/Udayana juga mempererat sinergi dengan Pemerintah Daerah Bali, Kepolisian, serta seluruh komponen masyarakat demi menjaga stabilitas keamanan serta kedaulatan NKRI.