Polda Bali & Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kokain 2,5 Kg Asal Kazakhstan Senilai Rp17,8 Miliar!
Peringati Peristiwa Heroik 11 April 1946, Pemkot Denpasar Tekankan Semangat Vasudhaiva Kutumbakam dalam Membangun Negeri
Foto: Wawali Arya Wibawa melakukan tabur bunga di Monumen Puputan Badung dalam peringatan Serangan Umum Kota Denpasar ke-80.

DENPASAR, Letternews.net – Mengenang 80 tahun peristiwa patriotik Serangan Umum Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar menggelar apel khidmat di Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung, Senin (13/4/2026) pagi. Momentum ini menjadi pengingat bagi generasi muda akan keberanian para pejuang yang bersatu padu melawan NICA pada 11 April 1946 demi kedaulatan NKRI.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menekankan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Namun, penghormatan tersebut kini harus diwujudkan dalam aksi nyata membangun daerah.
“Melalui peringatan ke-80 tahun ini, kita petik nilai luhur semangat perjuangan untuk memperkokoh persatuan. Kita harus mewujudkan Denpasar sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju sesuai semangat Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara,” ujar Arya Wibawa.
Menariknya, Wawali Arya Wibawa juga menarik korelasi antara semangat juang pahlawan dengan perjuangan masyarakat Denpasar saat ini dalam menghadapi tantangan tata kelola persampahan. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh warga yang per 1 April 2026 telah mulai menjalankan pemilahan sampah berbasis sumber dari skala rumah tangga.
“Kunci keberhasilan kita saat ini adalah gotong royong. Jika masyarakat bahu-membahu memilah sampah, maka persoalan tata kelola sampah dapat kita tangani perlahan dengan baik. Ini adalah bentuk perjuangan modern kita dalam membangun negeri menuju Indonesia Emas,” tambahnya.
Rangkaian acara diakhiri dengan tabur bunga di Monumen Puputan Badung yang diikuti oleh Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra, Sekda I Gusti Ngurah Eddy Mulya, jajaran Forkopimda, serta para tokoh Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Denpasar.
Ke depan, Pemkot Denpasar berkomitmen untuk terus mengurai kendala di lapangan, termasuk menekan penumpukan sampah di jalan protokol dan melarang pembakaran sampah di ruang publik demi kenyamanan seluruh warga kota.
Editor: Rudi.







