
DENPASAR, Letternews.net – Momentum pertemuan kepala daerah tingkat nasional dimanfaatkan secara taktis oleh Pemerintah Kota Denpasar untuk mempromosikan sektor unggulan daerah. Di atas dek kapal dalam agenda Sunset Cruise Dinner Rakerkomwil IV ke-21 APEKSI Tahun 2026, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memperkenalkan peta jalan dan potensi wisata bahari kelas dunia milik Kota Denpasar kepada 13 kepala daerah yang hadir di Kawasan Pelabuhan Benoa, Kamis (21/5/2026).
Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai penyambutan para Wali Kota dan delegasi anggota Komisariat Wilayah IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
Wali Kota Jaya Negara yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Perkotaan dan Budaya APEKSI, menyambut langsung para tamu kehormatan bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, serta jajaran TP. PKK, GOW, dan DWP Kota Denpasar. Tampak hadir pula Ketua Komwil IV APEKSI yang juga Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, serta Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam.
[irp]
Dalam pemaparannya, Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa ibu kota Provinsi Bali ini tidak hanya tangguh sebagai pusat pemerintahan dan benteng pelestarian budaya semata, melainkan juga menyimpan potensi ekonomi biru (blue economy) yang sangat menjanjikan melalui sektor wisata bahari.
Kawasan Pelabuhan Benoa kini diproyeksikan menjadi episentrum baru aktivitas maritim modern yang terintegrasi.
“Pelabuhan Benoa sudah sangat kita kenal bersama sebagai hub bahari utama di Bali, khususnya Kota Denpasar. Di kawasan ini, infrastruktur terus diakselerasi mulai dari pelabuhan kapal pesiar (cruise), pelabuhan perikanan, pusat kuliner, hingga mega proyek Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Peta jalan wisata modern inilah yang kita kenalkan kepada seluruh sejawat Wali Kota,” urai Jaya Negara.
[irp]
Lebih lanjut, Jaya Negara menjelaskan bahwa pengembangan kawasan pesisir berbasis lingkungan menjadi fokus utama dalam mendukung pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Melalui fasilitas maritim yang semakin lengkap, Denpasar kian siap mengukuhkan posisinya sebagai destinasi global.
Selain Benoa, Wali Kota Denpasar turut mempromosikan empat destinasi pesisir unggulan lainnya yang memiliki karakteristik unik:
Kawasan Pantai Sanur: Terkenal di dunia dengan lanskap panorama matahari terbit (sunrise) dan pelabuhan penyeberangan modern.
Pantai Mertasari: Pusat rekreasi keluarga yang dikembangkan sebagai zona olahraga air (water sports) dan festival.
Pantai Sindu: Destinasi yang mempertahankan kekuatan nuansa tradisional dan ekonomi lokal.
Pulau Serangan: Kawasan pariwisata bahari terpadu yang dipadukan dengan pusat konservasi penyu dan pelestarian lingkungan.
[irp]
Kehadiran para kepala daerah ini dinilai sebagai peluang emas untuk memperlihatkan model pengembangan kawasan perkotaan yang berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, Rakerkomwil tidak hanya menjadi forum diskusi birokrasi di dalam ruangan, tetapi juga sarana studi banding ruang terbuka.
“Kami mengucapkan selamat datang dan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta Rakerkomwil IV ke-21 APEKSI. Semoga momentum ini menjadi wahana bertukar inovasi, program strategis, serta melahirkan solusi bersama untuk mewujudkan kota berkelanjutan,” pungkas Jaya Negara.
Editor: Rudi.