
Jakarta, Letternews.net – Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) pada Kamis, 4 September 2025, menetapkan NAM, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) periode 2019-2024, sebagai tersangka. Penetapan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam program digitalisasi pendidikan, khususnya pengadaan Chromebook, yang merugikan negara sekitar Rp1,98 triliun.
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang kuat, termasuk keterangan dari 120 saksi dan 4 orang ahli. Untuk kepentingan penyidikan, NAM ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan.
[irp]
Berdasarkan hasil penyidikan, NAM diduga terlibat dalam serangkaian perbuatan melawan hukum, di antaranya:
[irp]
Atas perbuatannya, NAM dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman pidana penjara. Kerugian negara akibat kasus ini masih dalam proses penghitungan lebih lanjut oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Editor: Rudi.