
DENPASAR, Letternews.net – Komitmen kolektif dalam membentengi stabilitas keamanan di Pulau Dewata terus dipertegas secara masif. Polda Bali menggelar Apel Bersama Pecalang dan Unsur Pengamanan Terpadu yang dipusatkan di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Selasa (23/06/2026).
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk penyeragaman persepsi guna memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di tengah dinamisnya arus pariwisata dan geopolitik global saat ini.
Dalam sesi doorstop bersama awak media pasca-apel, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pengamanan Bali tidak bisa bergerak secara parsial. Oleh karena itu, apel akbar ini secara khusus mengintegrasikan unsur kepolisian dengan pecalang adat, TNI jajaran Kodam IX/Udayana, Pemerintah Provinsi Bali, hingga komunitas ojek online (Ojol).
[irp]
Kapolda Bali menjelaskan, keterlibatan aktif elemen berbasis komunitas seperti pecalang dan pengemudi ojol memiliki nilai strategis yang sangat tinggi sebagai perpanjangan mata dan telinga aparat di lapangan.
Ia menekankan pentingnya melakukan deteksi dini terhadap segala bentuk potensi riak kriminalitas atau gangguan keamanan sekecil apa pun sebelum berkembang menjadi eskalasi besar.
“Tujuan utama apel ini adalah memperkuat komitmen kolektif kita semua. Di tengah situasi global yang sangat dinamis, Bali harus tetap dipastikan aman, damai, dan sejahtera. Polda Bali berkomitmen penuh untuk meminimalisasi, bahkan menghilangkan setiap potensi gangguan tersebut secara tegas namun tetap humanis,” ujar Irjen Pol. Daniel Adityajaya.
[irp]
Lebih lanjut, jenderal bintang dua ini memaparkan bahwa saat ini sistem pengamanan di Pulau Seribu Pura telah diperkuat oleh sistem pengamanan terpadu Sipandu Beradat (Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat).
Sistem ini dinilai ideal karena sukses mengintegrasikan berbagai elemen keamanan masyarakat tradisional secara modern dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan, hukum adat, dan kebudayaan lokal Bali.
Menutup keterangannya, Kapolda Bali mengajak seluruh elemen krama adat maupun pendatang untuk saling bahu-membahu dalam menjaga marwah pariwisata berkualitas di Pulau Dewata.
“Melalui momentum apel bersama pecalang ini, kami mengimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat Bali, mari kita bersama-sama menjaga Bali yang kita cintai ini agar tetap ajeg, aman, dan damai,” pungkas Kapolda Daniel Adityajaya optimistis.
Editor: Rudi.