
DENPASAR, Letternews.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga wajah ibu kota Provinsi Bali. Melalui Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (KUKM), petugas menyisir sejumlah jalan protokol untuk menertibkan media promosi yang melanggar aturan, Rabu (04/02/2026).
Aksi penertiban ini melibatkan tim gabungan dari Regu Quick Respons dan Regu Srikandi Satpol PP Denpasar.
[irp]
Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, menjelaskan bahwa operasi ini menyasar baliho, spanduk, hingga pamflet yang dipasang secara ilegal atau tidak sesuai ketentuan di fasilitas umum.
Adapun rincian media promosi yang berhasil diamankan petugas hari ini meliputi:
“Kegiatan ini adalah rutinitas harian kami untuk memastikan peraturan daerah ditegakkan serta menjaga estetika dan ketertiban kota agar tetap asri,” ujar Agung Nendra.
[irp]
Petugas menyisir sejumlah titik strategis yang sering menjadi lokasi favorit pemasangan reklame liar, di antaranya:
Penertiban ini merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2025 tentang Ketertiban Umum. Fokus utamanya adalah membebaskan fasilitas umum dari pemasangan reklame yang merusak keindahan kota dan mengganggu kenyamanan pejalan kaki maupun pengendara.
[irp]
Agung Nendra mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Denpasar agar selalu mematuhi aturan perizinan sebelum memasang media promosi.
“Kami berharap masyarakat turut berperan aktif memantau lingkungan sekitar. Jika menemukan pemasangan media promosi tanpa izin atau yang dipasangan semrawut di fasilitas umum, segera laporkan kepada Satpol PP Kota Denpasar,” tegasnya.
Editor: Rudi.