LetterNews
21 September 2026
20:45 WITA
Topik Populer:
#KPK#Letternews#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Denpasar#Wayan Koster#Pemkot Denpasar#OJK

Dari Kesehatan Hingga Sosial, Ny. Putri Koster Dorong Posyandu Bali Perkuat Enam Bidang Pelayanan Masyarakat

Foto: Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan bahwa paradigma Posyandu kini telah berkembang pesat.

DENPASAR, Letternews.net Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mendorong transformasi Posyandu sebagai pusat pelayanan terpadu masyarakat. Posyandu kini tidak lagi terbatas pada sektor kesehatan semata, melainkan mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Hal tersebut ditegaskannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Bina Posyandu Angkatan XII di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan dan Masyarakat (Bapelkesmas) Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Denpasar, Senin (14/9/2026).

Berikut adalah arah transformasi serta penguatan peran Posyandu yang disampaikan oleh Ny. Putri Koster:

  • Perluasan Enam Bidang SPM: Cakupan pelayanan Posyandu kini meliput pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), dan sosial.

  • Kader Sebagai Penggerak Perubahan: Kader Posyandu dituntut tidak sekadar mengurusi penimbangan balita, tetapi hadir sebagai edukator, motivator, serta fasilitator pembangunan di tingkat desa.

  • Pendekatan Humanis & Gotong Royong: Membangun kepedulian lingkungan, gizi keluarga, sanitasi, dan memperkuat solidaritas sosial dari basis terkecil, yaitu keluarga.

  • Implementasi Hasil Bimtek: Seluruh pengetahuan yang diperoleh wajib diterapkan langsung serta dibagikan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

“Kader Posyandu tidak cukup hanya memahami pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga harus mampu menjadi edukator, motivator, sekaligus fasilitator bagi masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan,” ujar Ny. Putri Koster.

111 Kader Posyandu Bangli Pertajam Kompetensi

Sementara itu, Ketua Panitia Bimtek Posyandu, Komang Sriani, melaporkan bahwa Bina Posyandu Angkatan XII ini diikuti oleh 111 kader Posyandu asal Kabupaten Bangli. Pelatihan berlangsung selama tiga hari, 14–16 September 2026.

Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis kader, memperkuat pemahaman enam bidang SPM, serta memantapkan posisi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang responsif dan kolaboratif bersama pemerintah desa.