LetterNews
03 November 2026
04:38 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
05 October 2026 08:19 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 05 October 2026, 08:19 WITA

Pertegas Arah Pengabdian Berorientasi Rakyat, Polri Resmi Luncurkan Tagline Baru “Polisi Bersama Masyarakat”

Komitmen Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Wujudkan Budaya Kerja Humanis, Akuntabel, dan Responsif Terhadap Aspirasi Publik

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan mutasi ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi dan pembinaan karier untuk mengoptimalkan pelayanan masyarakat. Foto: Hum

JAKARTA, Letternews.net – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi memperkenalkan tagline baru bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai landasan penguatan arah pengabdian dan pelayanan kepolisian kepada publik.

Langkah ini menegaskan komitmen institusi untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi warga, serta menjadikan kebutuhan publik sebagai orientasi utama pelaksanaan tugas kepolisian.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengungkapkan bahwa tagline ini merupakan penegasan langsung dari arah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

“’Polisi Bersama Masyarakat’ bukan sekadar tagline, tetapi semangat yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Polri hadir untuk mendengar, melayani, melindungi, memberikan kepastian hukum, serta bersama-sama masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Isir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Transformasi Budaya Kerja dan Respons Cepat Terhadap Masukan Masyarakat

Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menambahkan bahwa semangat baru ini sejalan dengan agenda transformasi Polri yang disampaikan Kapolri saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI, yakni mengedepankan profesionalisme, akuntabilitas, serta kedekatan dengan rakyat.

Melalui identitas komunikasi baru ini, seluruh jajaran kepolisian dari tingkat Mabes hingga Polsek diharapkan tidak membangun jarak dengan masyarakat, serta menjadikan kritik dan masukan publik sebagai bahan evaluasi berkala.

Implementasi tagline ini akan dijadikan identitas komunikasi resmi yang wajib dipahami, diresapi, dan diterapkan oleh seluruh personel Polri dalam bertugas sehari-hari.