LetterNews
03 November 2026
00:22 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
14 July 2026 11:14 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 14 July 2026, 11:14 WITA

Viral Twibbon MPLS SMK PGRI 5 Denpasar Dinilai Kurang Pantas, Kasek Bungkam dan Diperingatkan Disdikpora Bali

Foto: Hasil screenshot dari berbagai platform

DENPASAR, Letternews.net – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Denpasar dinodai oleh kegaduhan di jagat maya. Jagat media sosial mendadak dihebohkan oleh unggahan foto seorang calon siswi baru dalam bingkai (twibbon) resmi MPLS milik SMK PGRI 5 Denpasar yang viral sejak Senin (13/7/2026).

Unggahan tersebut langsung memantik sorotan tajam dan kritik pedas dari warganet. Hal ini lantaran busana yang dikenakan oleh siswi bersangkutan dinilai kurang santun serta tidak mencerminkan norma kesopanan dalam konteks kegiatan pendidikan formal sekolah.

[irp]

Disdikpora Bali Layangkan Peringatan Keras dan Instruksi ‘Take Down’

Merespons dinamika digital yang bergulir liar tersebut, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali langsung mengambil tindakan tegas. Pihak dinas menyayangkan kecerobohan validasi konten panitia yang berujung pada kegaduhan publik.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Disdikpora Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Dwi Suwariantha, S.ST., M.A.P., menegaskan bahwa pihaknya telah menegur keras manajemen sekolah swasta tersebut agar segera menyelesaikan masalah penayangan konten digital tersebut.

Tindakan Tegas Disdikpora Provinsi Bali:

  • Teguran Keras: Memberikan peringatan langsung kepada Kepala SMK PGRI 5 Denpasar agar kecerobohan pengawasan ini tidak diulangi lagi.

  • Instruksi Take Down: Memerintahkan pihak panitia dan pihak terkait untuk segera menurunkan (take down) foto viral yang bersangkutan dari seluruh platform digital.

  • Monitoring Evaluasi: Disdikpora Bali akan segera turun melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) secara berkala ke sekolah tersebut.

“Sudah kami peringatkan kepala sekolahnya supaya hal-hal tersebut tidak diulangi lagi, dan foto yang terunggah agar segera di-take down. Kami juga upayakan atur jadwal Monev ke sekolah tersebut,” ujar Dwi Suwariantha saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).

[irp]

Sikap Tidak Kooperatif: Kepala SMK PGRI 5 Denpasar Memilih Bungkam

Guna mendapatkan keberimbangan berita (cover both sides), awak media Letternews.net mendatangi langsung gedung sekolah SMK PGRI 5 Denpasar pada Selasa (14/7/2026) pagi. Namun sangat disayangkan, Kepala SMK PGRI 5 Denpasar, Nuning Kurniawati, bersikap tidak kooperatif dan memilih menghindar dari kejaran wartawan.

Alih-alih memberikan klarifikasi transparan di hadapan publik terkait blunder atribut twibbon daring tersebut, Nuning Kurniawati lebih memilih bungkam. Ia mengutus salah seorang guru yang juga panitia MPLS yang menolak menyebutkan identitasnya untuk menghadang wartawan di depan pintu gerbang sekolah.

“Untuk saat ini pimpinan belum bisa ditemui dan belum bisa berkomentar tentang masalah ini,” cetus oknum guru tersebut dengan singkat di depan gerbang sekolah, Selasa (14/7/2026).

Sikap menutup diri dan enggan memberikan penjelasan transparan ini dinilai mencederai asas keterbukaan informasi publik, terutama di tengah upaya keras Pemkot Denpasar dan Pemprov Bali dalam mengawal jalannya MPLS yang ramah, aman, dan berbudaya.

Editor: Rudi

Mari bergabung bersama kami!