Sertifikat SHGB “Misterius”: Ada Apa di Balik Proyek Mangrove KEK Kura-Kura Bali?
Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Kehadiran Polisi di Tengah Warga Buat Angka Kejahatan di Bali Merosot
Foto: Polda Bali resmi menutup Operasi Cipkon Agung-2026. Selama 8 hari operasi, angka kriminalitas di Bali tercatat menurun jelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.

DENPASAR, Letternews.net – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Pulau Dewata menunjukkan tren positif menjelang perayaan besar keagamaan. Setelah berlangsung selama delapan hari, Operasi (Ops) Cipkon Agung-2026 yang digelar Polda Bali resmi berakhir pada Minggu (8/3/2026) dengan catatan menggembirakan: angka kriminalitas di Bali mengalami penurunan signifikan.
Kehadiran personel kepolisian yang lebih intensif di pusat keramaian hingga pemukiman warga menjadi kunci utama keberhasilan operasi ini. Tidak hanya sekadar berpatroli, personel Polda Bali aktif mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog dan imbauan menjaga keamanan bersama menyongsong Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dampak Nyata Kehadiran Polisi
Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol. Soelistijono, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa data gangguan kamtibmas selama delapan hari operasi menunjukkan efektivitas strategi preventif yang diterapkan.
“Kami mencatat adanya penurunan angka kriminalitas di wilayah Bali. Ini menunjukkan bahwa kehadiran personel di lapangan, patroli rutin, serta imbauan yang disampaikan langsung kepada masyarakat memberikan dampak positif yang nyata bagi situasi keamanan,” ujar Kombes Pol. Soelistijono.
Perwira menengah lulusan Akpol 1995 ini menambahkan bahwa kesuksesan ini merupakan buah dari kesadaran kolektif masyarakat Bali yang aktif menjaga lingkungannya masing-masing.
Komitmen Keamanan Berlanjut
Meski Ops Cipkon Agung-2026 telah resmi ditutup, Polda Bali menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan tidak akan kendor. Patroli rutin dan langkah-langkah pencegahan akan tetap menjadi prioritas agar masyarakat dapat merayakan rangkaian hari raya dengan rasa aman dan nyaman.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Kegiatan patroli dan upaya preventif akan terus kami lakukan. Kami mengajak seluruh warga untuk tetap bersinergi. Jika melihat potensi gangguan keamanan, segera lapor melalui Call Center Polri 110,” tegasnya.
Melalui sinergi yang kuat antara aparat dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Bali tetap menjadi destinasi wisata dunia yang aman, nyaman, dan harmonis bagi siapa saja yang berkunjung maupun menetap.
Editor: Rudi.







