LetterNews
04 November 2026
20:31 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
01 October 2026 23:38 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 01 October 2026, 23:38 WITA

Wawali Arya Wibawa Hadiri Puncak Karya Atma Wedana Maligia Punggel Desa Adat Kesiman di Pantai Padang Galak

Apresiasi Sinergi Krama Adat dan Pemkot Denpasar dalam Ringankan Kewajiban Yadnya Umat Melalui Pelaksanaan Upacara Kolaboratif

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Puncak Karya Angasti Puja Atma Wedana Maligia Punggel Desa Adat Kesiman di Pantai Padang Galak, Denpasar Timur, Kamis (1/10/2026). Foto: Hum

DENPASAR, Letternews.net – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Puncak Karya Angasti Puja Atma Wedana Maligia Punggel Desa Adat Kesiman yang berlangsung khidmat di kawasan Pantai Padang Galak, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (1/10/2026).

Upacara sakral yang bertepatan dengan rahina Wraspati Umanis Ugu tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Dapil Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, para Bendesa Adat se-Kota Denpasar, serta jajaran pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Denpasar.

Di sela-sela rangkaian upacara, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kekompakan serta kerja sama krama Desa Adat Kesiman dalam menyelenggarakan karya Pitra Yadnya secara gotong royong dan kolaboratif.

“Sinergitas antara krama adat dengan pemerintah dalam melaksanakan upacara yadnya ini patut diberikan apresiasi. Tentunya pelaksanaan upacara yadnya yang kolaboratif ini dapat meringankan beban masyarakat dalam menjalankan kewajiban sebagai umat Hindu di Bali,” ujar Arya Wibawa.

Wawali Arya Wibawa menambahkan bahwa Pemkot Denpasar berkomitmen penuh mendukung pelestarian adat, tradisi, dan keagamaan sejalan dengan visi pembangunan Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.

Diikuti 307 Puspa dan Dipuput Lima Sulinggih Siwa-Buddha

Bendesa Adat Kesiman, Jro Mangku Ketut Wisna, menjelaskan bahwa pelaksanaan Karya Angasti Puja Atma Wedana Maligia Punggel ini dapat terlaksana berkat kolaborasi erat berbagai pihak, termasuk dukungan dari Puri Pemayun Kesiman.

Rangkaian upacara telah dimulai sejak awal September melalui prosesi Negteg Beras (9/9), Ngingsah (16/9), Melaspas Peyadnyan (18/9), dan Nganget Don Bingin (24/9). Rangkaian dilanjutkan dengan Mesasap Segara yang diikuti 526 peserta (27/9), Metatah Massal dengan 345 peserta, serta Ngajum Puspa pada 29–30 September 2026.

“Puncak Karya diikuti sebanyak 307 puspa pada 1 Oktober 2026 yang dipuput langsung oleh lima Sulinggih Siwa-Buddha. Seluruh rangkaian karya nantinya akan ditutup secara resmi dengan pelaksanaan Upacara Nyegara Gunung pada 4 Oktober 2026 mendatang,” terangnya.