Usung Harmoni Tiga Pesona, KUB Simbar Segara Pemogan Kembangkan Ekowisata Mangrove Berkelanjutan
Foto: KUB Simbar Segara di Desa Pemogan, Denpasar, terus memantapkan diri sebagai destinasi ekowisata unggulan. Menggandeng Universitas Warmadewa melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), kawasan konservasi mangrove ini kini diarahkan memiliki identitas visual dan karakter arsitektur yang kuat.

DENPASAR, Letternews.net – Kelompok Usaha Bersama (KUB) Simbar Segara di Desa Pemogan, Denpasar, terus memantapkan diri sebagai destinasi ekowisata unggulan. Menggandeng Universitas Warmadewa melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), kawasan konservasi mangrove ini kini diarahkan memiliki identitas visual dan karakter arsitektur yang kuat.
Pengembangan kawasan ekowisata berbasis komunitas nelayan ini mengusung gagasan utama bertajuk “Harmoni Tiga Pesona: Hutan, Laut, dan Budaya”. Konsep ini menyatukan keindahan ekosistem bakau, pesisir pantai, serta tradisi kehidupan masyarakat nelayan lokal.
“KUB Simbar Segara tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi kami dorong memiliki identitas visual dan narasi budaya yang kuat agar memberikan pengalaman ruang yang berkesan bagi para pengunjung,” ungkap tim PkM Universitas Warmadewa, Sabtu (22/8/2026).
Desain Terintegrasi Berbasis Lingkungan dan Budaya
Selain menawarkan beragam atraksi populer seperti susur hutan mangrove, wisata boat dan kano, serta spot memancing, kawasan KUB Simbar Segara kini dilengkapi usulan perancangan fasilitas fisik yang ramah lingkungan.
Berikut poin-poin utama pengembangan fasilitas ekowisata KUB Simbar Segara:
-
Identitas Visual & Arsitektur: Perancangan landmark, gerbang masuk (entrance), dermaga kano dan boat, hingga penunjuk arah (signage) yang mengutamakan material alami serta bentuk yang harmonis dengan alam.
-
Makna ‘Hutan’: Memperkuat proteksi ekosistem mangrove sebagai sarana edukasi konservasi lingkungan hidup.
-
Makna ‘Laut’: Mengoptimalkan lanskap pesisir serta keterlibatan aktif aktivitas keseharian nelayan.
-
Makna ‘Budaya’: Mengangkat tradisi dan kearifan lokal masyarakat Pemogan sebagai bagian penting dari pengalaman wisatawan.
Melalui pendampingan akademis ini, KUB Simbar Segara diharapkan mampu tumbuh menjadi destinasi ekowisata yang mandiri, berkarakter unik, serta berkelanjutan dalam menjaga ekosistem pesisir Kota Denpasar.
Editor: Rudi









