
DENPASAR, Letternews.net – Menjelang periode penting kelistrikan tahun 2026, PLN Indonesia Power (PLN IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bali menggelar kegiatan Inspeksi Siaga Kelistrikan 2026 dan Safari Ramadan 1447 H. Bertempat di Gedung E PLTDG Pesanggaran, Kamis (27/2/2026), kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara manajemen pusat dan unit-unit pembangkit di lapangan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Komisaris Utama PLN IP, Arif Budiman, serta Direktur Operasi Pembangkit Gas, Purnomo. Melalui sambungan daring, jajaran manajemen juga terhubung dengan unit di PLTG Gilimanuk, PLTGU Pemaron, hingga UBP Grati.
[irp]
Dalam arahannya, Komisaris Utama Arif Budiman menekankan pentingnya perubahan pola pikir organisasi. PLN IP kini tengah bertransformasi dari sekadar fokus pada Operation & Maintenance (O&M) menuju optimalisasi Value Creation.
“Kolaborasi antara kantor pusat dan unit pembangkit harus diperkuat melalui profesionalisme dan efisiensi sumber daya. Kita harus mampu menciptakan nilai tambah dalam setiap aspek operasional,” tegas Arif Budiman.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Operasi Pembangkit Gas Purnomo mendorong seluruh unit untuk mencapai target zero effort dalam penanganan kendala, serta berkomitmen membangun ekosistem pembangkit yang clean and healthy. Ia juga mengingatkan pentingnya implementasi budaya CERIA sebagai fondasi kerja sehari-hari.
[irp]
Tak hanya fokus pada aspek teknis kelistrikan, PLN IP UBP Bali juga menebar keberkahan di bulan suci melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bekerja sama dengan LAZ Annur dan Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) UBP Bali, perusahaan menyalurkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
Bantuan tersebut diserahkan kepada perwakilan Yayasan Bali Assalam, Panti Asuhan Tat Twam Asi, dan Yayasan Garuda. Penyaluran santunan ini merupakan komitmen nyata PLN IP untuk hadir di tengah masyarakat dan mendukung kesejahteraan sosial di sekitar area operasional pembangkit.
Editor: Rudi.