
DENPASAR, Letternews.net – Sinergi lintas sektor yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Denpasar, jajaran TNI, Polri, hingga elemen masyarakat setempat menggelar aksi kebersihan masif secara serentak di sepanjang garis pantai Kota Denpasar, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan sebagai langkah cepat dan responsif dalam menangani penumpukan sampah kiriman di kawasan pesisir, sekaligus menjaga kebersihan, keindahan pantai, serta mutu pariwisata berkelanjutan di Kota Denpasar.
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, turun langsung memimpin dan membaur bersama peserta aksi di kawasan Pantai Semawang, Sanur. Turut hadir mendampingi yakni Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Kadek Muliarsa, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. I Wayan Winaya, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pimpinan OPD, serta ratusan personel gabungan.
Wali Kota Jaya Negara menyampaikan bahwa memasuki musim penghujan yang disertai cuaca dan arah angin tidak menentu, kawasan pesisir Denpasar kerap menerima material sampah kiriman.
“Kami berkomitmen untuk menjaga kawasan pantai agar tetap bersih. Kali ini, secara serentak dari berbagai unsur kita melaksanakan aksi kebersihan pantai di Kota Denpasar, mulai dari Pantai Biaung hingga Pantai Mertasari,” ujar Wali Kota Jaya Negara di sela-sela kegiatan di Pantai Semawang, Sanur, Jumat (6/11/2026).
Jaya Negara menekankan bahwa garis pantai Kota Denpasar merupakan etalase utama pariwisata daerah. Oleh karena itu, menjaga kelestarian dan kebersihannya merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas semangat gotong royong semua pihak, baik TNI, Polri, masyarakat, maupun ASN atas partisipasinya dalam mewujudkan kawasan pesisir pantai kembali bersih. Mari kita jaga bersama kebersihan pantai dan tidak membuang sampah sembarangan demi Denpasar yang bersih serta pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa (Gustra), mengungkapkan bahwa pembersihan sampah kiriman telah diakselerasi secara intensif sejak Senin (2/11/2026).
Hingga Jumat (6/11), Tim DLHK bersama personel gabungan sukses mengerahkan 57 armada truk sampah dengan total volume mencapai lebih dari 142,5 ton sampah plastik dan organik dari sepanjang pesisir Denpasar.
Pihak DLHK memastikan pemantauan dan penyisiran sampah kiriman akan terus dilakukan secara rutin agar pantai-pantai di Kota Denpasar tetap asri, nyaman, dan menjadi destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.