Redam Gejolak Demo Makan Bergizi Gratis, Wapres Gibran Boyong Perwakilan Mahasiswa Ikut Kunker Keliling Indonesia

 Redam Gejolak Demo Makan Bergizi Gratis, Wapres Gibran Boyong Perwakilan Mahasiswa Ikut Kunker Keliling Indonesia

Foto: Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka

JAKARTA, Letternews.net – Gelombang demonstrasi besar-besaran yang digelorakan kelompok mahasiswa terkait penolakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih mendapat respons langsung dari Istana Wakil Presiden. Menanggapi eskalasi desakan publik yang kian meluas, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengambil langkah diplomasi tak biasa.

Sebelum bertolak dari Pangkalan Udara TNI Halim Perdanakusuma pada Kamis pagi (18/06/2026), Wapres Gibran secara mengejutkan memboyong lima orang perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia untuk ikut serta dalam rangkaian kunjungan kerjanya (kunker).

Para perwakilan mahasiswa yang ikut dalam rombongan tersebut berasal dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Sanata Dharma (USD), dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI). Langkah ini dinilai pengamat sebagai strategi taktis pemerintah dalam meredam ketegangan pasca-aksi unjuk rasa yang sempat memanas di beberapa daerah.

BACA JUGA:  Pendapatan Tembus 109%, Pemkot Denpasar Sodorkan 3 Ranperda Baru Termasuk Aturan Ketat Rokok Elektrik

Wapres Gibran Janji Bersih-Bersih dan Akui Adanya Evaluasi Tata Kelola

Di hadapan awak media sebelum menaiki pesawat, Wapres Gibran secara terbuka menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas masukan serta kritik konstruktif yang disampaikan mahasiswa melalui jalur demonstrasi damai. Ia juga mengakui adanya ruang evaluasi dalam pelaksanaan program berskala nasional tersebut.

Pemerintah berjanji akan melakukan perbaikan mendasar serta memperketat pengawasan tata kelola proyek raksasa ini agar terhindar dari potensi penyalahgunaan wewenang maupun praktik tindak pidana korupsi.

“Pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola MBG dan koperasi. Kita pastikan setiap rupiahnya benar-benar termanfaatkan dengan baik, dan juga yang paling penting terbebas dari praktik korupsi,” tegas Gibran Rakabuming Raka, Kamis (18/06/2026).

BACA JUGA:  2 WNA Bikin Ulah Saat Nyepi Dideportasi

Agenda Safari Pemantauan Program MBG dari NTT hingga Papua

Pelibatan mahasiswa dalam kunker kali ini ditujukan agar para perwakilan akademisi dapat melihat, memantau, dan mengevaluasi langsung implementasi program di lapangan secara objektif. Adapun rangkaian agenda safari politik dan peninjauan yang akan dilakukan meliputi beberapa titik strategis:

  • Nusa Tenggara Timur (NTT): Rombongan dijadwalkan meninjau langsung pelaksanaan program MBG di Kabupaten Ende sekaligus memantau operasional Koperasi Desa Merah Putih.

  • Gorontalo: Wapres bersama perwakilan mahasiswa akan membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII 2026 dan meninjau Bendungan Bulango Ulu.

  • Papua Barat: Melakukan peninjauan ke Sentra Produksi Kakao Ransiki yang terletak di Kabupaten Manokwari Selatan.

  • Papua Selatan: Melakukan agenda blusukan ke Kabupaten Asmat guna memantau fasilitas kesehatan di RSUD Agats hingga menengok Sekolah Lapang Sagu.

Langkah akomodatif yang ditunjukkan oleh Wapres Gibran ini memicu diskusi hangat di ruang publik. Sebagian pihak mengapresiasi keterbukaan ini sebagai bentuk transparansi nyata pemerintah. Namun, sebagian lainnya menilai langkah ini sebagai upaya merangkul perwakilan mahasiswa agar gerakan kritis di daerah tidak semakin meluas.

Editor: Rudi.

.
Bagikan: