
DENPASAR, Letternews.net – Polda Bali terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas. Melalui Biro Reformasi Perencanaan (Biro Rena) Polda Bali, kegiatan Analisis dan Evaluasi Reformasi Birokrasi Polri tahap pra-desk evaluasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 sukses digelar di Hotel Quest Denpasar, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Karo Rena Polda Bali Kombes. Pol. Mohamad Basori, S.I.K., M.M., M.H., perwakilan pengawas eksternal dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali, serta personel dari jajaran satuan kerja (Satker) dan satuan wilayah (Satwil) Polda Bali.
[irp]
Dalam sambutannya, Karo Rena Polda Bali Kombes. Pol. Mohamad Basori menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar kegiatan administratif atau pemenuhan dokumen pelengkap semata. Lebih dari itu, Zona Integritas harus menghadirkan perubahan nyata melalui pelayanan yang semakin cepat, mudah, dan transparan bagi krama Bali.
“WBK dan WBBM bukan hanya sebuah predikat, tetapi merupakan bukti komitmen dalam membangun organisasi yang bersih, akuntabel, dan benar-benar melayani masyarakat,” tegas Kombes. Pol. Mohamad Basori.
[irp]
Hingga saat ini, sebanyak 14 satker dan satwil jajaran Polda Bali telah berhasil mengantongi predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Meski demikian, belum ada satker maupun satwil yang berhasil meraih predikat tertinggi WBBM. Kondisi ini menjadi pemacu bagi jajaran Polda Bali untuk bekerja lebih giat dan melahirkan berbagai inovasi pelayanan publik.
Pada tahun 2026, terdapat empat satker dan satwil jajaran yang dipersiapkan secara matang menuju penilaian WBBM, yaitu:
[irp]
Biro SDM Polda Bali
Polres Gianyar
Polres Tabanan
Polres Buleleng
Dalam sesi evaluasi, masing-masing perwakilan memaparkan inovasi pelayanan publik, capaian pada enam area reformasi birokrasi, serta mitigasi risiko. Setiap materi paparan langsung mendapatkan tanggapan dan masukan dari tim penilai internal serta Ombudsman RI Perwakilan Bali guna penyempurnaan sebelum menghadapi desk evaluasi bersama Kementerian PANRB.
Melalui persiapan yang matang ini, Polda Bali optimistis keempat unit kerja tersebut mampu melewati seluruh tahapan evaluasi dan menjadi pelopor pertama di jajaran Polda Bali yang berhasil meraih predikat WBBM pada Tahun 2026.
Editor: Lilla