Pemeriksaan Haji Her di KPK: Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai dan Jawaban Blak-blakan ala Madura

 Pemeriksaan Haji Her di KPK: Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai dan Jawaban Blak-blakan ala Madura

Foto: Pengusaha tembakau Madura, Haji Her, diperiksa KPK sebagai saksi kasus korupsi Bea Cukai. Simak gaya blak-blakan dan jawaban jujurnya usai diperiksa 4 jam.

JAKARTA, Letternews.net – Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kedatangan sosok fenomenal, Kamis (9/4/2026). Pengusaha tembakau tersohor asal Madura, Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her, hadir memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam pusaran kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Haji Her menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih empat jam. Kehadirannya bertujuan untuk memperjelas perkara terkait regulasi pita cukai yang kini tengah diusut tajam oleh lembaga antirasuah tersebut.

BACA JUGA:  Sumpah yang Campah: Ketika Janji Suci Kehilangan Maknanya

Usai keluar dari ruang pemeriksaan, pengusaha besar ini tampak santai menghadapi cecaran awak media. Dengan gaya bicara yang lugas, Haji Her mengaku dicecar berbagai pertanyaan berulang, termasuk hubungannya dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Saya jawab apa adanya. Ditanya kenal atau tidak, ya saya jawab tidak kenal. Saya juga sama sekali tidak tahu-menahu soal isu miring pita cukai itu,” tegas Haji Her kepada media di Jakarta Selatan.

Dinamika pemeriksaan berlangsung cukup unik. Haji Her menceritakan bahwa penyidik bahkan menanyakan detail logistiknya selama di Jakarta. Dengan santai, ia menjawab bahwa dirinya menginap di sebuah hotel mewah selama memenuhi panggilan di ibu kota.

BACA JUGA:  Ruang Berbahasa Bali Semakin Sempit, Gubernur Koster Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Bali

Meski dihujani pertanyaan yang repetitif, Haji Her menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif dan jujur tanpa beban. Menurutnya, kejujuran adalah prinsip utama yang ia pegang sebagai putra daerah Madura.

“Ya saya jawab jujur semuanya. Orang Madura itu apa adanya, enggak ada berbelit-belit. Kalau tidak tahu, ya bilang tidak tahu,” imbuhnya dengan penuh percaya diri sambil melempar senyum.

Pemeriksaan Haji Her ini menjadi babak baru bagi KPK dalam memetakan aliran dan praktik dugaan korupsi di Ditjen Bea dan Cukai. Sikap transparan yang ditunjukkan Haji Her diharapkan dapat membantu penyidik dalam menjaring dalang utama di balik sengkarut cukai yang merugikan negara tersebut.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: