
GRESIK, Letternews.net – Sinergi kuat jajaran Ditpolairut Korpolairud Baharkam Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI berhasil membongkar jaringan narkotika internasional kelas kakap. Petugas gabungan menyita sedikitnya empat kontainer bahan baku dan produk jadi narkoba senilai Rp4 triliun. Barang haram tersebut dialokasikan untuk memproduksi cairan rokok elektrik (liquid vape) di sebuah pabrik tersembunyi di kawasan Cerme, Gresik, Jawa Timur.
Klarifikasi terbaru dari pihak otoritas menegaskan bahwa seluruh barang bukti bernilai fantastis tersebut dipesan dan dikendalikan oleh seorang bos besar berinisial WNA asal China, sekaligus membantah isu keliru yang sempat beredar di media sosial mengenai keterlibatan WNA asal Yaman.
[irp]
Sindikat produsen barang terlarang ini diketahui merupakan bagian dari bandar lintas negara yang memiliki jaringan terorganisasi rapi di tiga negara, yaitu Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Modus operandi yang digunakan tergolong sangat rapi dengan memanfaatkan jalur laut untuk menyelundupkan bahan baku kimia berbahaya sebelum akhirnya diracik secara lokal di dalam negeri.
Pabrik rahasia yang berlokasi di Cerme, Gresik ini fokus memproduksi zat narkotika cair khusus untuk konsumsi pengguna rokok elektrik (vape). Langkah taktis aparat penegak hukum memutus mata rantai distribusi ini menyelamatkan jutaan generasi muda dari jerat narkoba jenis baru.
“Apresiasi tertinggi patut diberikan kepada Bea Cukai RI dan Polairud atas kerja keras dan pengawasan ketat di pintu masuk perairan kita. Pengungkapan super kakap ini membuktikan komitmen negara dalam memerangi kejahatan transnasional,” tulis rilis penegakan hukum narkotika, Minggu (5/7/2026).
[irp]
Keberhasilan pengungkapan pabrik narkoba berkedok industri vape ini menjadi alarm keras bagi para orang tua di seluruh Indonesia, termasuk di Bali. Cairan rokok elektrik yang disusupi narkotika sintetis sangat sulit dibedakan secara kasat mata oleh masyarakat awam karena aroma dan kemasannya yang dimanipulasi menyerupai produk legal.
Para orang tua diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan ekstra terhadap anak-anak mereka, baik anak perempuan maupun laki-laki, yang memiliki kebiasaan mengonsumsi atau mengisap vape.
Pastikan untuk memeriksa sumber pembelian produk dan selalu waspada terhadap perubahan perilaku anak yang mencurigakan. Edukasi yang konsisten di tingkat keluarga menjadi benteng pertahanan utama agar anak-anak tidak terjebak menjadi korban sindikat narkoba internasional yang memanfaatkan tren gaya hidup modern ini.
Editor: Rudi