Melalui Galeri Wira Bhakti 162, Ny. Dwi Istianti Bawa Mutiara Lombok Menembus Pasar Global

 Melalui Galeri Wira Bhakti 162, Ny. Dwi Istianti Bawa Mutiara Lombok Menembus Pasar Global

Foto: Temukan keanggunan “Butiran Cahaya” melalui koleksi perhiasan Mutiara Lombok dari Galeri Wira Bhakti 162. Kisah inspiratif Ny. Dwi Istianti dalam membawa UMKM NTB mendunia.

MATARAM, Letternews.net – Di antara kekayaan bahari Nusa Tenggara Barat (NTB), mutiara Lombok tampil sebagai komoditas unggulan yang telah lama memikat pasar internasional. Dijuluki sebagai “butiran cahaya dari Lombok”, mutiara ini tidak hanya memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga menjadi lambang keanggunan dan keabadian yang tetap relevan sepanjang masa.

Kilau alaminya yang lembut menghadirkan kesan elegan pada berbagai bentuk perhiasan, mulai dari kalung, gelang, hingga cincin. Seiring perkembangan teknologi budidaya, inovasi mutiara kini semakin beragam, salah satunya melalui Mutiara Mabe (half pearl). Bentuknya yang unik karena menempel pada cangkang memberikan ruang kreativitas lebih luas bagi para perajin untuk menciptakan bros dan perhiasan artistik yang eksklusif.

BACA JUGA:  ICMI Orwil Bali Bantu Korban Kebakaran Masyarakat Wanasari

Di balik pesona mutiara NTB, muncul sosok inspiratif dari lingkungan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana, yaitu Ny. Dwi Istianti. Melalui sentuhan kreativitasnya, ia berhasil mengangkat nilai tambah produk lokal dengan memadukan mutiara bersama logam mulia seperti emas dan perak.

“Kami fokus pada kualitas dan inovasi desain agar mutiara Lombok tidak hanya menjadi perhiasan biasa, tetapi karya seni yang memiliki daya saing global,” ujar Ny. Dwi Istianti.

Istri dari Mayor Danang Kristiyanto (Dantim Intel Korem 162/Wira Bhakti) ini aktif mempromosikan karyanya melalui akun media sosial @galeri_wirabhakti162. Tak hanya di ranah digital, ia juga rutin mengikuti berbagai pameran tingkat nasional hingga internasional guna memperkuat eksistensi mutiara Lombok di kancah dunia.

BACA JUGA:  Pengaruh Miras Kakak Perkosa Adik Kandung Sendiri

Beroperasi dari Komplek Perumahan Korem 162 Gebang, Mataram, Ny. Dwi Istianti membuktikan bahwa peran sebagai istri prajurit tidak menghalangi langkah untuk menjadi pelaku UMKM yang tangguh. Dukungan moral dari suami dan organisasi Persit menjadi motor penggerak dalam mengembangkan usaha yang kini menjadi representasi kekayaan alam NTB.

Mutiara Lombok kini bukan sekadar perhiasan, melainkan bukti nyata bahwa potensi lokal yang dikelola dengan ketekunan mampu bersinar di panggung dunia sekaligus menginspirasi lahirnya inovator-inovator baru dari daerah.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: