LetterNews
03 November 2026
13:36 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
09 August 2026 19:16 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 09 August 2026, 19:16 WITA

Lestarikan Arsitektur Bali, Universitas Warmadewa Pendampingan Desain Bale Pesandekan di Pura Paibon Pande Capung Klungkung

Foto: Pendampingan perencanaan dan desain Bale Pesandekan pada Pura Paibon Pande Capung yang berlokasi di Banjar Sengguan, Kelurahan Semarapura Kangin, Klungkung, Bali.

KLUNGKUNG, Letternews.net – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Warmadewa (FTP Unwar) menggelar aksi pendampingan perencanaan dan desain Bale Pesandekan pada Pura Paibon Pande Capung yang berlokasi di Banjar Sengguan, Kelurahan Semarapura Kangin, Klungkung, Bali.

Program pendampingan melalui skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) ini diketuai oleh Kadek Putra Santika Narayana, S.T., M.Ars, bersama dua dosen yaitu Anak Agung Bagus Bayu Anggawirya, S.Ars., M.Ars dan I Putu Ellsa Sarassantika, S.T., M.Sc., Ph.D, serta melibatkan tiga mahasiswa Program Studi Arsitektur FTP Unwar.

“Aksi ini berawal dari permasalahan lahan pura yang terbatas. Bangunan lama dinilai kurang proporsional dan tempat penyimpanan gong terlalu sempit. Kami turun langsung mendampingi pengempon agar penataan ruang tetap sesuai kaidah Asta Kosala-Kosali,” ujar Ketua Tim PkM, Kadek Putra Santika Narayana.

[irp]

Rancangan Partisipatif dan Filosofi Tri Angga

Pendampingan menggunakan metode perancangan partisipatif yang melibatkan pemangku dan tokoh adat setempat melalui observasi, survei tapak, hingga Focus Group Discussion (FGD).

Beberapa poin penting dari hasil pendampingan arsitektural ini meliputi:

  • Efisiensi Dimensi Bangunan: Hasil redesain berhasil menyederhanakan dimensi fisik bangunan dari awalnya 7,47 x 4,19 meter menjadi lebih proporsional yaitu 4,90 x 5,92 meter.

[irp]

  • Optimalisasi Fungsi Ruang: Pembagian area dibuat lebih serasi antara Bale Pesandekan dan Gudang Gong tanpa mengganggu keterbatasan tata ruang sakral pura.

  • Kelengkapan Dokumen Konstruksi: Pengempon pura diserahkan dokumen desain komprehensif mulai dari site plan, denah, tampak empat sisi, visualisasi 3D, detail ornamen ukir, hingga Rencana Anggaran Biaya (RAB).

  • Penerapan Tri Angga: Seluruh detail struktur tetap memegang teguh filosofi Tri Angga (bataran, awak, dan raab) serta kaidah Asta Kosala-Kosali.

Ketua Pengurus Pura Paibon Pande Capung, I Kadek Ariawan, menyampaikan apresiasi mendalam dan berharap dokumen rancangan ini dapat direalisasikan secara bertahap menuju pembangunan fisik. Ke depan, tim akademisi Unwar berencana melanjutkan pengawasan konstruksi berkala agar proses pembangunan berjalan presisi sesuai gambar kerja.

Editor: Rudi