
DENPASAR, Letternews.net – Kabar gembira bagi generasi zilenial dan pelaku industri kreatif di Ibu Kota Provinsi Bali. Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Badan Kreatif Denpasar (BKraf Denpasar) kembali menghadirkan D’Youth Fest 6.0. Festival kreatif tahunan terbesar ini dipastikan kembali menjadi ruang ekspresi, kolaborasi, sekaligus ruang temu utama bagi kreativitas anak muda di Kota Denpasar.
Kepastian penyelenggaraan tersebut terungkap saat jajaran Panitia Pelaksana D’Youth Fest 6.0 melakukan audiensi resmi bersama Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, di Denpasar beberapa waktu lalu.
Mengusung tema filosofis “Regrow: Feel The Growth – Nguripang Rasa”, D’Youth Fest 6.0 hadir dengan konsep yang jauh lebih luas, partisipatif, serta menyentuh berbagai sektor kreativitas pemuda. Rangkaian perhelatan ini dijadwalkan berlangsung sepanjang bulan Juni hingga mencapai puncaknya pada 11–12 Juli 2026 mendatang.
[irp]
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menegaskan komitmennya bahwa D’Youth Fest harus menjadi ruang produktif bagi generasi muda, bukan sekadar panggung hiburan musiman semata. Denpasar memiliki potensi masif dari bonus demografi yang wajib diarahkan pada aktivitas positif.
“Kami ingin D’Youth Fest tidak hanya menjadi panggung hiburan atau tempat berkumpul anak muda, tetapi menjadi ruang bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi. Anak muda Denpasar harus diberikan ruang untuk tumbuh, berproses, dan produktif melalui karya. Pemerintah Kota Denpasar hadir untuk mendukung lahirnya generasi kreatif yang mampu membawa perubahan positif bagi kota ini,” ujar Walikota Jaya Negara tegas.
Senada dengan Walikota, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari strategi makro dalam penguatan ekosistem ekonomi kreatif sekaligus city branding Kota Denpasar sebagai hub kota kreatif berbasis komunitas.
[irp]
D’Youth Fest 6.0 dirancang kokoh sebagai rumah bersama bagi anak muda. Ketua BKraf Denpasar, Ari Setiya Wibawa, memaparkan bahwa konsep tahun ini lahir dari proses diskusi, kurasi, dan evaluasi mendalam bersama berbagai lini komunitas agar tetap relevan dengan tren anak muda masa kini.
Festival tahun ini menyajikan beragam lini acara yang sangat menarik dan variatif, meliputi:
Seni & Budaya: Heritage Ride dan pertunjukan drama seni Operet This Week (OTW).
Pop Culture & Esports: Glory of Youth Esports Competition serta ARC Cosplay & Creator Festival.
Komunitas & Sinematografi: Wadah berkumpul Community Paradise hingga ajang screening film Makin Dekat Film Fest.
[irp]
Seiring perjalanannya, D’Youth Fest terbukti sukses berevolusi menjadi salah satu festival pemuda paling inklusif di Bali dengan merangkul puluhan komunitas lintas bidang. Mulai dari pegiat teater, seniman mural, arsitektur, ilustrasi, seniman rajah (tattoo), industri perfilman, atlet esports, hingga aktivis lingkungan hidup.
Tidak hanya menyajikan unjuk bakat di atas panggung megah, D’Youth Fest 6.0 juga membuka ruang diskusi mendalam, workshop edukatif, hingga berbagai kompetisi berhadiah guna memperkuat kapasitas talenta muda lokal secara berkelanjutan. Melalui ajang ini, Pemkot Denpasar berharap generasi muda mampu menjadi aktor utama penggerak perubahan menuju Denpasar yang maju, kreatif, dan inklusif.
Editor: Rudi.