LetterNews
03 November 2026
06:54 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
26 June 2026 09:56 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 26 June 2026, 09:56 WITA

Gebrakan Tinizhop, UMKM Binaan Unwar yang Sukses Sulap Tenun Endek Klungkung Go Internasional

Foto: Ni Putu Tini Purwanti, pemilik label usaha Tinizhop.

DENPASAR, Letternews.net – Di tengah gempuran produk sandang modern dan maraknya kain motif printing buatan pabrik, pelestarian kain tradisional Bali justru menemukan angin segar di tangan generasi muda. Adalah Ni Putu Tini Purwanti, pemilik label usaha Tinizhop, yang sukses membawa kain tenun Endek Klungkung asli melenggang ke pasar internasional berkat sentuhan inovasi dan digitalisasi.

Langkah progresif Tinizhop tidak lepas dari peran penting Universitas Warmadewa (Unwar). Melalui program pengabdian masyarakat Fakultas Ekonomi yang berhasil menyerap dana hibah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti), Tinizhop secara konsisten dibina sejak tahun 2023 untuk melakukan lompatan besar, baik dari sisi produksi maupun strategi pemasaran.

“Kami sangat bangga menjadi bagian dari UMKM binaan Universitas Warmadewa. Sebelum tahun 2023, kami sama sekali belum paham bagaimana cara mengeksekusi pemasaran digital secara efektif. Setelah dibina, produk lokal kami yang awalnya konvensional kini bisa naik kelas hingga go internasional,” ungkap Ni Putu Tini Purwanti penuh syukur, Jumat (26/06/2026).

[irp]

Inovasi Warna Alam dan Transformasi Kain Endek Menjadi Ready-to-Wear

Tinizhop berfokus penuh pada produksi kain tenun Endak asli Klungkung yang diproduksi secara manual menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) alias handmade. Produk premium ini dibanderol dengan harga kompetitif mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1 juta per lembar.

Salah satu produk unggulan yang menjadi primadona dan bernilai tinggi saat ini adalah Kain Tenun Endek Air Beras, yang diproduksi dengan ukuran spesifik panjang 2,5 meter dan lebar 1,1 meter.

Melalui pendampingan dari tim akademisi Unwar, Tinizhop berhasil melakukan transformasi besar pada proses produksi:

  • Pewarnaan Ramah Lingkungan: Bermigrasi dari penggunaan zat pewarna kimia sintetis beralih menggunakan formula bahan pewarna alami.

  • Konsep Mix & Match Kontemporer: Agar tidak terkesan kaku atau hanya dipakai untuk keperluan baju adat, kain Endak didesain modis agar bisa dipadukan dengan kain polos menjadi pakaian siap pakai (ready-to-wear) yang cocok untuk generasi muda.

  • Prinsip Keberlanjutan (Sustainable Fashion): Mengolah sisa limbah potongan kain tenun menjadi produk aksesori baru yang bernilai ekonomis tinggi guna menekan dampak buruk bagi lingkungan.

[irp]

Misi Sosial Membuka Lapangan Kerja dan Regenerasi Penenun Muda

Lebih dari sekadar berbisnis mencari keuntungan, Tinizhop mengemban misi sosial yang mulia di bidang pemberdayaan perempuan. Melalui proses produksi kain handmade ini, Tini mampu membuka lapangan kerja dan mendukung perekonomian ibu-ibu rumah tangga di lingkungannya.

Tini mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah maraknya kain tiruan bermotif Endek hasil cetakan mesin (printing). Menjawab tantangan tersebut, Tinizhop gencar melakukan edukasi nilai budaya dan berfokus pada regenerasi pengrajin.

“Tantangan era modernisasi ini memang berat karena adanya kain printing. Oleh karena itu, motivasi kami sebagai generasi muda adalah menjaga kearifan lokal ini agar tidak punah. Kami merangkul ibu-ibu rumah tangga dan aktif melakukan regenerasi penenun, khususnya mengedukasi mereka yang berada di bawah usia 40 tahun agar keahlian menenun tradisional ini tetap lestari secara turun-temurun,” pungkas Tini.

Bagi masyarakat, kolektor kain, atau pelaku industri fesyen yang tertarik mengoleksi atau bekerja sama dengan produk tenun alam kontemporer Tinizhop, dapat langsung mengunjungi rumah produksi atau menghubungi saluran resmi berikut:

  • Alamat Galeri: Jl. Siulan Gg. Taman Sari No.38 Blok D, Penatih Dangin Puri, Kec. Denpasar Timur.
  • WhatsApp: 0819-9997-7827
  • Instagram: @tini_zhop
  • Email: tinipurwati1988@gmail.com

Editor: Rudi