Gandeng Kemendagri, Gubernur Koster Tanam Mangrove di Denpasar Guna Tangkal Abrasi yang Gerus 40 Km2 Daratan Bali

 Gandeng Kemendagri, Gubernur Koster Tanam Mangrove di Denpasar Guna Tangkal Abrasi yang Gerus 40 Km2 Daratan Bali

Foto: Gubernur Koster dampingi Dirjen Kemendagri Akmal Malik tanam mangrove di Denpasar. Ungkap data Bali sumbang 55% devisa pariwisata nasional senilai Rp176 T.

DENPASAR, Letternews.net – Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan apresiasi tinggi terhadap gerakan penanaman mangrove yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Aksi yang dipusatkan di Mangrove Arboretum Park, Denpasar, Jumat (10/4/2026), dinilai selaras dengan komitmen Pemprov Bali dalam menjaga keajegan ekosistem alam.

Gubernur Koster mengungkapkan urgensi perlindungan pesisir mengingat Bali telah kehilangan sekitar 40 km² daratan akibat abrasi dalam satu dekade terakhir. Fenomena ini paling parah terjadi di Bali Selatan dan Utara, bahkan menyebabkan banyak lahan sawah yang kini hanya tersisa sertifikatnya saja karena terendam air laut.

BACA JUGA:  BPD Bali Kian Tangguh! DPRD Setujui Penambahan Modal Rp445 Miliar, Gubernur Koster: Perkuat Fiskal dan Ekonomi Rakyat

“Penanaman mangrove adalah langkah prioritas dan mendesak. Bali ini milik dunia, jadi harus kita urus bersama agar tetap aman, nyaman, dan bersih untuk dikunjungi wisatawan,” ujar Gubernur Koster di sela penanaman bibit bakau.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan posisi strategis Bali bagi ekonomi nasional. Pada tahun 2025, Bali sukses menarik 7,05 juta wisatawan mancanegara dengan total belanja mencapai Rp176 Triliun. Angka ini menyumbang 55% dari total devisa pariwisata nasional yang sebesar Rp319,9 Triliun. Atas kontribusi masif tersebut, Koster tak henti mendorong pemerintah pusat untuk memberikan perhatian lebih pada peningkatan infrastruktur di Bali.

Sementara itu, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Akmal Malik, memuji dedikasi Wayan Koster. Ia menilai Koster sebagai sosok pemimpin yang bekerja dengan hati dan sangat kuat dalam mengawal regulasi demi kemajuan daerah.

BACA JUGA:  Ganjar Sering Bertemu Presiden, Sebut Jokowi Sosok Seorang Mentor

“Kita harus mengubah pola. Menanam mangrove tidak hanya soal ekologi, tapi juga harus mampu mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat,” tegas Akmal Malik.

Kegiatan yang bertajuk Sharing Session Pelaksanaan Urusan Pemerintahan Umum ini melibatkan 150 peserta, mulai dari Kesbangpol se-Bali, organisasi kemasyarakatan, hingga pelajar. Bali dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dianggap sebagai role model nasional dalam stabilitas politik dan sinergi antar-pemangku kepentingan.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: