LetterNews
03 November 2026
04:54 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
26 May 2026 08:18 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 26 May 2026, 08:18 WITA

Duet Alumni ITB: Menteri LH dan Wayan Koster Percepat Proyek Energi Listrik Sampah di Benoa

Foto: Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat bersama Gubernur Bali Wayan Koster menggelar pertemuan diplomasi tingkat tinggi di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Jakarta, Selasa (26/5/2026).

JAKARTA, Letternews.net – Penanganan persoalan sampah di Pulau Dewata langsung mendapat atensi kilat dan serius dari jajaran kabinet pusat. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat bersama Gubernur Bali Wayan Koster menggelar pertemuan diplomasi tingkat tinggi di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Pertemuan strategis dua tokoh nasional yang kebetulan sama-sama jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini berfokus pada akselerasi pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Denpasar Raya.

[irp]

Bali Jadi Prioritas Utama Pusat, Menteri LH Agendakan Sidak TPA Suwung

Usai pertemuan, Gubernur Bali Wayan Koster membeberkan bahwa posisi Bali sebagai gerbang pariwisata internasional menjadikannya sebagai daerah prioritas nomor satu dalam peta penyelesaian darurat sampah nasional. Pemerintah pusat siap menyuntikkan dukungan penuh, baik dari penguatan regulasi di hulu hingga penyediaan teknologi canggih di hilir.

Sebagai komitmen konkret, Menteri LH dijadwalkan terbang ke Bali pada 9 Juni 2026 untuk menggelar rapat koordinasi (rakor) makro bersama Gubernur, para Bupati, serta Wali Kota se-Bali.

“Pak Menteri LH berkomitmen menjadikan Provinsi Bali sebagai prioritas penyelesaian masalah sampah. Nanti pada kunjungan 9 Juni, Pak Menteri juga akan meninjau langsung kondisi riil TPA Suwung serta lokasi proyek PSEL di lahan Pelindo, Benoa,” tegas Wayan Koster secara taktis.

Faktor kesamaan almamater kampus Ganesha antara Koster dan Jumhur Hidayat diakui turut mempercepat keselarasan perspektif (chemistry) dalam merumuskan kebijakan eksekusi di lapangan tanpa birokrasi yang berbelit-belit.

[irp]

Sinergi Hulu-Hilir: Sampah Berbasis Sumber Pasok Bahan Baku PSEL

Akselerasi pembangunan PSEL Benoa ini dipastikan akan berjalan beriringan dengan penguatan regulasi lokal yang telah dirintis Pemprov Bali selama beberapa tahun terakhir. Beberapa instrumen hukum yang menjadi fondasi utama gerakan ini antara lain:

  • Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018: Mengenai pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai.

  • Pergub Bali Nomor 47 Tahun 2019: Terkait pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat desa/banjar.

  • Surat Edaran Gubernur Nomor 09 Tahun 2025: Mengenai Gerakan Bali Bersih Sampah.

[irp]

Skema pengelolaan sampah berbasis sumber dinilai sangat krusial. Pemilahan yang disiplin sejak dari rumah tangga akan memotong rantai pembusukan sampah organik di TPA. Alhasil, pasokan residu sampah anorganik yang masuk ke mesin PSEL di Benoa nantinya memiliki kualitas kalori yang tinggi, kering, dan optimal untuk dikonversi menjadi energi listrik massal.

Editor: Rudi.