LetterNews
02 November 2026
20:08 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
11 October 2026 08:02 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 11 October 2026, 08:02 WITA

Dorong UMKM Masuk Pasar Arab Saudi, Menteri Haji dan Umrah Buka Bali Expo 2026 dan Kick Off Manasik

Sesuai Arahan Presiden Prabowo: Ekosistem Haji-Umrah Jadi Penggerak Ekonomi Nasional dan Integrasi Manasik Kesehatan

Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf, membuka secara resmi Bali Expo 2026 UMKM & Ekosistem Haji-Umrah sekaligus Kick Off Manasik Haji Provinsi Bali di Denpasar (10/10/2026). Foto: Hum

DENPASAR, Letternews.net – Penyelenggaraan ibadah haji dan umrah tidak hanya berorientasi pada prosesi spiritual dan keberangkatan jemaah semata, melainkan wajib memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Indonesia, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Penegasan tersebut disampaikan oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf, usai membuka secara resmi Bali Expo 2026 UMKM dan Ekosistem Haji-Umrah yang dirangkai dengan Kick Off Manasik Haji Provinsi Bali di Denpasar, Sabtu (10/10/2026).

“Hari ini ada dua agenda utama, pertama pembukaan expo UMKM, umrah dan haji, serta yang kedua kick off tentang manasik haji untuk Provinsi Bali,” terang Menhaj Irfan Yusuf kepada awak media di Denpasar.

Menteri Irfan menjelaskan bahwa pelibatan aktif UMKM ini merupakan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto agar potensi ekosistem haji dan umrah difungsikan sebagai penggerak utama roda ekonomi nasional. Bali dipilih sebagai titik awal (starting point) safari nasional karena memiliki basis UMKM kreatif yang tangguh dan berdaya saing global. Setelah Bali, rangkaian serupa akan berlanjut ke Makassar, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan bermuara di Jakarta.

Melalui gelaran Bali Expo 2026, Kementerian Haji dan Umrah memfasilitasi forum business matching yang mempertemukan secara langsung para pelaku UMKM lokal dengan eksportir dan importir yang terkoneksi ke pasar Arab Saudi. Jutaan jemaah haji dan umrah asal Indonesia setiap tahunnya menjadi pasar yang sangat masif bagi ragam produk unggulan dalam negeri, seperti kuliner olahan, obat-obatan herbal, tekstil, mukena, hingga kriya ekonomi kreatif.

Launching Tipe Manasik Kesehatan dan Komitmen Pemkot Denpasar

Selain penguatan rantai pasok ekonomi, Kementerian Haji dan Umrah juga meluncurkan dua model manasik baru di Bali, yakni manasik ritual (fiqih ibadah) dan manasik kesehatan.

“Kita ingin jemaah selain paham rukun, wajib, dan sunnahnya, juga siap secara fisik. Haji adalah ibadah fisik yang membutuhkan ketahanan tubuh kuat. Suhu di Denpasar berada di kisaran 30 derajat Celsius, sedangkan di Tanah Suci bisa menembus di atas 40 derajat Celsius. Target utama kita adalah jemaah berangkat sehat, beribadah sehat, dan kembali ke Tanah Air tetap dalam kondisi sehat,” tegas Kyai Irfan.

Di sela-sela peninjauan arena pameran, Menhaj menyempatkan diri berdialog interaktif dengan para pengrajin serta memborong sejumlah produk lokal unggulan, termasuk kain tenun khas Endek Bali.

Sementara itu, Pemerintah Kota Denpasar melalui sambutan Wali Kota yang dibacakan oleh Kepala Kesbangpol Kota Denpasar menyambut hangat kepercayaan ini. Pemkot Denpasar berkomitmen menjadikan Bali Expo sebagai sarana strategis mendorong UMKM daerah naik kelas melalui inovasi, digitalisasi, serta perluasan jejaring kemitraan pasar ekspor.