LetterNews
04 November 2026
19:41 WITA
BREAKING Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Disorot, Mahfud MD Ingatkan Potensi Jeratan Pasal Makar Hingga Ancaman Hukuman Mati
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
14 May 2026 23:55 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 14 May 2026, 23:55 WITA

Diplomasi Hijau dan Digital: Gubernur Koster & Konjen Tiongkok Pererat Kerjasama PSEL hingga Ekspor Manggis

Foto: Wayan Koster, Zhang Zhisheng, Ekspor Manggis Bali, Investasi Tiongkok di Bali, Sampah Menjadi Energi, Hubungan Diplomatik Bali-Tiongkok.

DENPASAR, Letternews.net — Hubungan strategis antara Bali dan Tiongkok memasuki babak baru yang lebih komprehensif. Dalam kunjungan resmi ke kediaman Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, H.E. Zhang Zhisheng, Kamis (14/5/2026) petang, Gubernur Bali Wayan Koster membahas penguatan berbagai sektor krusial, mulai dari solusi sampah modern, transformasi digital, hingga ekspansi komoditas pertanian Bali ke pasar global.

Pertemuan hangat ini menegaskan bahwa Bali bukan sekadar destinasi wisata bagi warga Tiongkok, melainkan mitra strategis dalam pembangunan infrastruktur teknologi dan ekonomi kreatif.

[irp]

PSEL Bali: Solusi Sampah Berteknologi Tinggi

Salah satu poin utama dalam pertemuan tersebut adalah progres proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Konjen Zhang memberikan jaminan bahwa investor asal Tiongkok, Zhejiang Weiming, merupakan mitra profesional yang telah sukses menjalankan proyek serupa di berbagai negara.

Gubernur Koster menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung proyek ini agar berjalan sesuai target. “Saya memimpin langsung prosesnya bersama Bupati Badung dan Wali Kota Denpasar. Peletakan batu pertama dijadwalkan pada Juli mendatang, dengan target rampung pada Oktober 2027,” tegas Koster. Proyek ini diharapkan menjadi jawaban permanen atas tantangan sampah di wilayah Sarbagita.

[irp]

Manggis dan Salak Bali Jadi “Primadona” di Tiongkok

Selain sektor teknologi, Konjen Zhang menyoroti potensi besar sektor agrikultur Bali. Ia mengungkapkan bahwa buah-buahan asli Bali seperti manggis dan salak sangat diminati di negaranya, bahkan hingga saat ini pasokan masih belum mencukupi permintaan pasar Tiongkok yang besar.

Hal ini menjadi peluang emas bagi petani lokal Bali untuk meningkatkan kapasitas ekspor. Selain itu, kedua belah pihak menyepakati penguatan sistem pembayaran digital melalui integrasi QRIS yang kini semakin memudahkan wisatawan Tiongkok bertransaksi di Bali, guna mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

[irp]

Kedekatan Historis dan Kagumi Deng Xiaoping

Gubernur Koster menyampaikan bahwa hubungan Bali dan Tiongkok memiliki akar sejarah dan kultural yang sangat dalam. Dari sisi spiritual, banyak tempat suci di Bali yang memiliki akulturasi budaya dengan pemujaan dewa-dewi Tiongkok.

Secara pribadi, Koster juga mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Deng Xiaoping yang dianggapnya sebagai inspirasi dalam membawa perubahan progresif bagi sebuah bangsa. “Tiongkok bagi kami menjadi panduan dalam membangun, terutama dalam hal kecepatan teknologi dan industri,” ungkapnya.

Editor: Rudi.