
JAKARTA, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pemerintahan terbaik di Indonesia. Tepat pada peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30, Senin (27/4), Pemkot Denpasar sukses meraih penghargaan bergengsi atas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan skor impresif 3,6539 dan berstatus Kinerja Tinggi.
Penghargaan tersebut didasarkan pada hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025. Prestasi ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto kepada Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, di Plaza Kemendagri, Jakarta Pusat.
[irp]
Dalam momentum yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” ini, Denpasar bersanding dengan deretan kota besar lainnya seperti Surabaya, Bandung, dan Makassar yang juga mencatatkan kinerja tinggi.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto dalam amanatnya menekankan bahwa otonomi daerah bukan sekadar pelimpahan kewenangan, melainkan tanggung jawab moral untuk menghadirkan pelayanan publik yang nyata dan berintegritas.
“Sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci. Otonomi harus menghasilkan efisiensi anggaran dan transformasi budaya kerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Bima Arya.
[irp]
Walikota Jaya Negara, yang saat itu didampingi Ketua TP PKK Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Menurutnya, skor tinggi ini merupakan buah dari konsistensi dalam melakukan inovasi layanan.
“Penghargaan ini adalah penyemangat sekaligus bahan evaluasi. Kami tidak boleh berpuas diri; pendampingan dari Kemendagri akan terus kami jadikan acuan agar kualitas pelayanan publik di Denpasar semakin optimal dan berdaya saing,” ujar Jaya Negara.
Capaian ini mempertegas komitmen Pemkot Denpasar dalam mengimplementasikan otonomi daerah yang efektif, transparan, dan sepenuhnya berpihak pada kepentingan masyarakat.
Editor: Rudi.