LetterNews
03 November 2026
08:36 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
26 August 2026 19:30 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 26 August 2026, 19:30 WITA

Belajar Tata Kelola Produk Lokal dari Bali, Bupati Wakatobi Berencana Gelar Studi Banding

Foto: Bupati Wakatobi, Haliana, secara khusus menyatakan ketertarikannya mempelajari kebijakan tata kelola ekonomi kerakyatan Pulau Dewata saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Rabu (26/8/2026) siang.

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kabupaten Wakatobi menjadikan Bali sebagai rujukan utama dalam pengembangan industri pariwisata yang terintegrasi dengan penguatan produk lokal. Bupati Wakatobi, Haliana, secara khusus menyatakan ketertarikannya mempelajari kebijakan tata kelola ekonomi kerakyatan Pulau Dewata saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Rabu (26/8/2026) siang.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Gubernur Koster memaparkan strategi Bali menata minuman tradisional arak Bali hingga mampu bersaing dengan minuman beralkohol kelas dunia tanpa mengorbankan UMKM lokal.

“Jangan dilarang, tapi kita atur. Kita tidak memberikan izin untuk korporasi besar, melainkan memfasilitasi UMKM lokal Bali untuk mengambil bagian,” tegas Gubernur Bali, Wayan Koster.

[irp]

Adaptasi Kebijakan UMKM dan Penguatan Paket Wisata

Gubernur Koster menjelaskan keberhasilan penataan arak Bali berlandaskan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Regulasi ini memberikan legalitas, kepastian kemasan, serta rantai distribusi resmi melalui koperasi dan distributor yang terbukti mendongkrak penjualan produk lokal di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Selain penataan minuman fermentasi dan potensi garam tradisional Bali, Koster juga mendorong Wakatobi memanfaatkan rute penerbangan langsung Bali–Wakatobi (dua kali sepekan) guna memperkuat kemitraan pariwisata.

Poin penting hasil pertemuan Bali–Wakatobi meliputi:

[irp]

  • Perlindungan Produk Tradisional: Mengadopsi model regulasi penataan komoditas lokal agar bernilai ekonomi tinggi tanpa mematikan usaha rakyat.

  • Penguatan Destinasi & Paket Wisata: Mendorong Wakatobi menyusun paket wisata terpadu yang menyinergikan keindahan alam, fasilitas perhotelan, dan restoran berkualitas.

  • Konektivitas Udara: Memaksimalkan penerbangan langsung Bali–Wakatobi untuk menggaet kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik.

  • Rencana Studi Banding: Pemkab Wakatobi akan mengirim tim teknis ke Bali untuk mempelajari langsung implementasi pemanfaatan produk lokal berbasis masyarakat.

Bupati Wakatobi Haliana mengapresiasi keterbukaan Pemprov Bali dan berkomitmen mengimplementasikan program-program unggulan Bali yang relevan untuk diterapkan di Wakatobi.

Editor: Lilla