
DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat akar rumput. Upaya ini diwujudkan dengan digelarnya Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis yang menyasar seluruh Desa dan Kelurahan se-Kota Denpasar selama dua hari, 6–7 November 2025.
[irp]
Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, di Aula Mahottama, Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (6/11).
Sekda Alit Wiradana, membacakan sambutan Walikota, menyatakan bahwa desa/kelurahan adalah garda terdepan pelayanan. Namun, banyak aparatur yang belum memahami secara utuh tata kelola kearsipan sesuai regulasi.
“Hal ini berdampak pada kurangnya tertib arsip, lemahnya akuntabilitas, serta sulitnya pelacakan arsip. Untuk itu, Bimtek ini sangat penting untuk diikuti,” ujar Sekda Alit Wiradana.
[irp]
Bimtek yang diikuti oleh 43 Kepala Desa/Lurah beserta pengelola kearsipan masing-masing ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengelola arsip secara tertib, sistematis, dan sesuai Permendagri.
Sekda menekankan bahwa Bimtek ini bukan hanya pelatihan biasa, melainkan investasi strategis bagi organisasi dalam mengelola informasi dan dokumentasi. Pengelolaan arsip yang baik diharapkan:
[irp]
Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, menambahkan bahwa dinasnya juga menyiapkan Layanan Klinik Arsip untuk membantu pengelola desa/kelurahan.
“Dengan manajemen pengelolaan arsip yang baik maka arsip yang tercipta akan dapat terekam dengan baik, sehingga menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa,” tutup Cokorda Gede Partha Sudarsana.
Editor: Rudi.