Diduga Produksi Konten Pornografi di Kamar Hotel, Pasangan Asal Kediri Digerebek Polres Tulungagung
Penutupan Kesanga Mahotsava Fest Klungkung 2026: Ribuan Karya Ogoh-Ogoh Mini dan Tapel Memukau Juri
Foto: Wabup Tjok Surya bersama Ketua KNPI Klungkung Gung Mega saat meninjau karya peserta Kesanga Mahotsava Fest 2026.

KLUNGKUNG, Letternews.net – Gelaran Kesanga Mahotsava Fest 2026 resmi berakhir dengan sukses. Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, menutup secara resmi rangkaian Lomba Ogoh-Ogoh Mini dan Lomba Tapel yang berlangsung meriah di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Minggu (12/4/2026).
Acara yang diprakarsai oleh DPD KNPI Kabupaten Klungkung ini berhasil menyedot perhatian ratusan seniman muda dari seluruh penjuru Bali. Wabup Tjok Surya menyatakan kekagumannya atas antusiasme peserta, terutama dari kalangan pelajar Sekolah Dasar yang sudah mampu menghasilkan karya seni dengan detail luar biasa.
“Pemerintah Kabupaten Klungkung sangat mengapresiasi KNPI di bawah kepemimpinan Anak Agung Gde Mega Ary Putra. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan dan berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan untuk memperkuat Festival Semarapura,” ujar Wabup Tjok Surya dalam sambutannya.
Ketua KNPI Klungkung, Anak Agung Gde Mega Ary Putra (Gung Mega), menjelaskan bahwa festival ini merupakan wadah inklusif bagi seniman muda untuk berekspresi tanpa dibebani biaya pendaftaran.
“Tujuan kami adalah menjaring bakat-bakat muda sekaligus memastikan pelestarian seni budaya Bali tetap berjalan di tengah arus modernisasi,” jelas Gung Mega.
Kompetisi tahun ini diikuti oleh 110 peserta kategori Ogoh-Ogoh Mini (mesin dan non-mesin) serta 123 peserta Lomba Tapel. Kualitas karya tahun ini dinilai meningkat pesat, terutama pada kategori tapel yang menonjolkan estetika wajah tokoh pewayangan yang sangat mendalam.
Selain memperebutkan hadiah uang tunai jutaan rupiah, piala, dan sertifikat, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik ekonomi kreatif di Klungkung serta menjadi daya tarik pariwisata berbasis budaya yang unik di masa mendatang.
Editor: Rudi.







