LetterNews
02 November 2026
21:51 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
27 September 2026 05:50 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 27 September 2026, 05:50 WITA

Wawali Arya Wibawa Ngupasaksi Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel Pedungan

Bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kapat, Sabtu (26/9/2026), Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri sekaligus ngupasaksi dan ngias pratima dalam Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Banjar Karangsuwung, Pedungan. Foto: Hum

DENPASAR, Letternews.net – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri sekaligus ngupasaksi Karya Melaspas Pratima dan Pelinggih di Pura Panti Pasek Gelgel, Banjar Karangsuwung, Kelurahan Pedungan, bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kapat, Sabtu (26/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa turut ngias pratima yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan hibah Pemkot Denpasar guna mendukung kelancaran pelaksanaan karya.

Turut hadir menyaksikan prosesi sakral tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar A.A. Ngurah Gede Wirawan, Camat Denpasar Selatan I Kadek Ermanto, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Putu Agus Jayadi, serta para tokoh masyarakat setempat.

Pamucuk Pengempon Pura Panti Pasek Gelgel Pedungan, I Nyoman Mayusa, menjelaskan bahwa upacara Melaspas digelar setelah seluruh tahapan perbaikan dan penataan fisik pura rampung dilaksanakan. Upacara ini menjadi wujud rasa syukur dan bhakti krama pengempon kepada Ida Bhatara Sesuhunan.

“Pelaksanaan karya ini merupakan bentuk bhakti kami setelah proses perbaikan selesai, sebagai penyucian kembali pratima dan pelinggih. Kami berharap seluruh krama pengempon senantiasa diberikan kerahayuan, kesehatan, serta tetap mampu menjaga kebersamaan,” ungkap Nyoman Mayusa.

Perkuat Srada Bhakti dan Implementasi Tri Hita Karana

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik serta memberikan apresiasi atas semangat gotong royong krama pengempon. Arya Wibawa menekankan bahwa yadnya hendaknya dimaknai tidak sekadar ritual keagamaan, melainkan landasan memperkuat persaudaraan.

“Melalui Karya Melaspas ini, mari kita tingkatkan srada dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus memperkuat keharmonisan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi ajaran Tri Hita Karana. Semangat ini sejalan dengan konsep Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua adalah bersaudara,” ujar Arya Wibawa.