Dunia Pendidikan Bali Berduka: Prof. Gede Sri Darma, Tokoh Transformasi Digital Undiknas, Berpulang

 Dunia Pendidikan Bali Berduka: Prof. Gede Sri Darma, Tokoh Transformasi Digital Undiknas, Berpulang

Foto: Pengamat Ekonomi, Prof. Ir. Gede Sri Darma, S.T., M.M., D.B.A., CFP, IPU., ASEAN Eng

DENPASAR, Letternews.net – Kabar duka menyelimuti jagat pendidikan tinggi di Pulau Dewata. Prof. Gede Sri Darma, D.B.A., Direktur Pascasarjana Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar, dikabarkan berpulang ke hadapan Sang Pencipta pada Minggu (1/3/2026).

Kepergian sosok akademisi senior ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Undiknas, tetapi juga bagi dunia pendidikan ekonomi dan manajemen di Indonesia.

BACA JUGA:  Anggota Bawaslu RI Herwyn Sebut Manggis Simbolisasi Keteguhan Integritas

Akademisi Muda Berprestasi

Lahir pada 18 Februari 1969, Prof. Sri Darma dikenal sebagai salah satu putra terbaik Bali dalam bidang akademik. Ia menorehkan sejarah sebagai salah satu rektor termuda di Universitas Pendidikan Nasional. Setelah menuntaskan masa jabatannya, estafet kepemimpinan rektor kemudian dilanjutkan oleh sang adik, Prof. Nyoman Sri Subawa.

Riwayat pendidikannya pun mentereng. Setelah menyelesaikan gelar Magister di Universitas Gadjah Mada (UGM), ia terbang ke Australia untuk menempuh studi Doktoral di Southern Cross University. Fokus risetnya yang tajam pada bidang kewirausahaan dan transformasi digital menjadikannya rujukan bagi pengembangan perguruan tinggi modern.

BACA JUGA:  Walikota Jaya Negara Sebut Kasanga Festival Denpasar Caka 1947 Jadi Wahana Kreativitas dan Penguatan Budaya Bali

Kiprah Luas di Sektor Jasa Keuangan

Selain dikenal telaten di ruang kelas, Prof. Sri Darma memiliki pengaruh signifikan di sektor industri jasa keuangan. Ia tercatat sebagai anggota Badan Perwakilan Anggota (BPA) di AJB Bumiputera 1912 untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara selama dua periode (2011–2021).

Sebagai anggota lembaga tertinggi di perusahaan asuransi mutual tersebut, ia memainkan peran krusial dalam mewakili pemegang polis dan menetapkan arah kebijakan strategis perusahaan. Integritasnya diakui saat ia dipercaya masuk dalam Tim Penilai Akhir (TPA) untuk menyeleksi jajaran direksi.

BACA JUGA:  Sistem Kasek Baru Picu Kegelisahan: Disdikpora Denpasar Dituding 'Kunci' 30 Nama Calon Kepala Sekolah di Tengah Tahap Seleksi

Sosok Ramah dan Pejuang Kualitas SDM

Di mata kolega dan mahasiswa, Prof. Sri Darma adalah figur yang ramah dan memiliki etos kerja tinggi. Ia merupakan penggerak utama penguatan kualitas sumber daya manusia yang berbasis pada ekonomi digital. Gagasan-gagasannya tentang penguatan riset dan pengembangan kewirausahaan mahasiswa selalu relevan dengan tantangan zaman.

“Beliau bukan hanya seorang pengajar, tetapi mentor yang selalu mendorong kami untuk adaptif terhadap teknologi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan,” kenang salah satu rekan sejawatnya.

Kini, sang visioner telah beristirahat dengan damai. Namun, semangat transformasi dan dedikasi yang ia tanamkan di Undiknas akan terus tumbuh menjadi warisan abadi bagi generasi penerus pendidikan di Bali. Selamat jalan, Prof. Gede Sri Darma.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: