LetterNews
02 November 2026
23:53 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
12 September 2026 23:26 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 12 September 2026, 23:26 WITA

Wujudkan Bali Bebas Rabies 2030, Gubernur Koster Dukung Kolaborasi Masif Bersama PDHI Cabang Bali

Foto: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi pengurus PDHI Cabang Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (11/9). Pertemuan ini membahas langkah kolaboratif mempercepat penanganan rabies demi terwujudnya Bali Bebas Rabies 2030

DENPASAR, Letternews.net – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali di Jayasabha, Denpasar, pada Jumat (11/9/2026). Pertemuan ini memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat upaya percepatan penanganan penanggulangan rabies menuju target Bali Bebas Rabies 2030.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster menegaskan bahwa penanganan rabies tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau tenaga medis veteriner semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif serta kesadaran seluruh lapisan masyarakat.

Berikut poin-poin utama strategi penanganan rabies di Bali yang disepakati dalam audiensi:

  • Edukasi Kepemilikan Bertanggung Jawab: Pemilik hewan peliharaan wajib memastikan kesehatan, kepatuhan vaksinasi rutin, pengendalian reproduksi, dan tidak membiarkan hewan berkeliaran.

  • Pengendalian Populasi Manusiawi: Pelaksanaan sterilisasi secara konsisten untuk mengendalikan populasi hewan penular rabies (HPR) liar atau liar terabaikan.

  • Perluasan Cakupan Vaksinasi: Percepatan penyuntikan vaksin rabies gratis secara berkelanjutan di seluruh wilayah kabupaten/kota se-Bali.

  • Respon Cepat Gigitan: Imbauan masyarakat untuk segera melakukan tindakan medis awal dan melaporkan setiap kasus gigitan HPR ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Persoalan rabies membutuhkan kesadaran dan tanggung jawab bersama. Memelihara hewan bukan hanya memberi makan, tetapi memastikan kesehatan, vaksinasi, serta keamanannya agar tidak menimbulkan risiko bagi lingkungan,” tegas Gubernur Koster.

Sambut World Rabies Day 2026 di Renon

Gubernur Koster juga mendukung penuh penyelenggaraan peringatan World Rabies Day (WRD) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27 September 2026 di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar. Rangkaian acara edukatif tersebut akan memfasilitasi layanan sterilisasi gratis untuk anjing liar, vaksinasi gratis, Pet Fun Walk, Lomba Anjing Sehat, hingga Lomba Makan Anjing.

Melalui kolaborasi terintegrasi antara Pemprov Bali, PDHI, komunitas pencinta satwa, dan masyarakat umum, diharapkan rantai penularan rabies dapat terputus demi menciptakan lingkungan Bali yang aman dan sehat.

Editor: Rudi