TNI, Pemprov Bali, dan Lion Group Bersinergi: Pangdam IX/Udayana Resmikan 10 Unit Rumah Layak Huni di Buleleng

 TNI, Pemprov Bali, dan Lion Group Bersinergi: Pangdam IX/Udayana Resmikan 10 Unit Rumah Layak Huni di Buleleng

Foto: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto meresmikan 10 unit RTLH di Desa Tajun, Buleleng hasil kolaborasi dengan Pemprov Bali dan Lion Group.

BULELENG, Letternews.net – Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Pada Rabu (14/01/2026), Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto meresmikan sekaligus menyerahkan kunci 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang telah selesai direhabilitasi total.

Program ini menjadi bukti nyata kekuatan kolaborasi lintas sektor antara Kodam IX/Udayana, Pemerintah Provinsi Bali, dan sektor swasta melalui Corporate Social Responsibility (CSR) PT Lion Group.

BACA JUGA:  Keluarga SYL Peluang di Tetapkan Tersangka TPPU oleh KPK

Solusi Nyata di Tengah Masyarakat

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan bahwa program rehabilitasi ini merupakan implementasi arahan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

“TNI AD harus selalu hadir dan menjadi solusi di tengah kesulitan rakyat. Program ini adalah wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui hunian yang sehat dan aman,” tegas Pangdam.

Pangdam juga memberikan apresiasi atas semangat gotong royong yang membuat pembangunan 10 unit rumah dengan total nilai bantuan Rp500 juta ini dapat diselesaikan tepat waktu.

BACA JUGA:  Ketua DPD RI: Pembangunan Indonesia Harus Berprinsip Keadilan Sosial dan Ekonomi

Dukungan Strategis Lion Group dan Pemkab Buleleng

Direktur PT Lion Group, Daniel Putut Adi Kuncoro, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial di Bali dengan menyalurkan bantuan senilai Rp50 juta per unit rumah.

Langkah ini disambut baik oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, S.H. Ia mengungkapkan bahwa tantangan di Buleleng masih besar dengan adanya 4.742 unit rumah yang masuk kategori tidak layak huni. “Kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat strategis dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat kami,” ujarnya.

BACA JUGA:  Duel Mematikan Antara Suami Vs Selingkuhan 1 Tewas Mengenaskan

Bukan Sekadar Seremoni: Bukti Kemanunggalan

Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si., dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa keberhasilan program di Desa Tajun ini menjadi tolok ukur pentingnya integrasi sumber daya.

“Sesuai arahan Pangdam, personel lapangan khususnya Babinsa akan terus memantau kesejahteraan masyarakat binaannya. Kami berharap pola kolaborasi bersama Lion Group dan Pemprov Bali ini dapat diduplikasi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara lainnya,” ujar Kolonel Widi Rahman.

Acara diakhiri dengan peninjauan langsung salah satu lokasi rumah di Banjar Dinas Pudeh, Desa Tajun. Selain kunci rumah, para penerima manfaat juga mendapatkan paket sembako sebagai bentuk kepedulian tambahan dari rombongan Forkopimda dan jajaran TNI.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: