LetterNews
03 November 2026
15:03 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
07 June 2026 20:15 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 07 June 2026, 20:15 WITA

Tindak Lanjut Sidang Paripurna, DKD Bali Gelar Open Forum untuk Lebur Ego Sektoral Penegak Pandega

Foto: Pertemuan akbar yang mempertemukan pilar-pilar penggerak Pramuka Penegak dan Pandega ini dipusatkan di Sanggar Bakti Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Bali, Denpasar, pada Minggu (7/6/2026).

DENPASAR, Letternews.net – Dewan Kerja Daerah (DKD) Bali resmi menyelenggarakan kegiatan strategis bertajuk Open Forum Dewan Kerja, Dewan Saka, dan Dewan Racana se-Bali. Pertemuan akbar yang mempertemukan pilar-pilar penggerak Pramuka Penegak dan Pandega ini dipusatkan di Sanggar Bakti Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Bali, Denpasar, pada Minggu (7/6/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua (Waka) Bidang Pengelolaan Anggota Dewasa Kwarda Bali, Dra. Luh Made Sri Yuniati, M.Pd., yang hadir mewakili Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. (Cok Ace).

[irp]

Melebur Ego Sektoral Demi Satu Visi Gerakan Pramuka Bali

Dalam sambutan tertulis Ketua Kwarda Bali yang dibacakan oleh Kak Luh Made Sri Yuniati, ditegaskan bahwa Open Forum tahun 2026 ini merupakan tindak lanjut nyata dari amanat hasil Sidang Paripurna Daerah (Sidparda) Bali yang telah digelar sebelumnya.

Forum ini didesain khusus sebagai ruang siber dan konvensional yang strategis untuk menyalurkan aspirasi, berkoordinasi, serta merumuskan arah kebijakan pembinaan anggota muda.

“Dewan Kerja, Dewan Saka, dan Dewan Racana adalah motor penggerak utama pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega di Bali. Melalui forum inilah, ego sektoral harus kita lebur menjadi satu visi yang selaras. Sinergi antara pilar-pilar ini sangat penting agar pengelolaan pembinaan berjalan berkesinambungan dan relevan dengan tantangan zaman,” tegas Kak Sri Yuniati saat membacakan amanat Ketua Kwarda Bali.

[irp]

Anggota Dewasa Membimbing, Anggota Muda Berinovasi

Lebih lanjut, dari kacamata Pengelolaan Anggota Dewasa, Kak Sri Yuniati menitipkan pesan mendalam bagi para fungsionaris dewan yang hadir. Ia menekankan bahwa tugas jajaran dewasa di kwartir adalah memfasilitasi, membimbing, dan mendukung penuh ruang gerak kepanduan.

Namun, roda kreativitas, lahirnya inovasi, hingga eksekusi ide-ide strategis di lapangan sepenuhnya berada di tangan para Pramuka muda. Output dari Open Forum ini diharapkan mampu melahirkan solusi konkret atas isu-isu strategis yang kerap dihadapi di tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab), Satuan Karya (Saka), maupun Gugus Depan berbasis perguruan tinggi (Racana).

[irp]

Menyalurkan Aspirasi Secara Kritis, Konstruktif, dan Solutif

Pertemuan ini dihadiri oleh utusan Dewan Kerja Cabang (DKC) dari 9 kabupaten/kota se-Bali, perwakilan Pimpinan Saka (Pimsaka), serta perwakilan Dewan Racana. Seluruh peserta siber kepanduan diimbau untuk memanfaatkan ruang diskusi dua arah ini dengan sebaik-baiknya.

“Sampaikan aspirasi secara santun, kritis, konstruktif, dan solutif. Ingatlah selalu bahwa masa depan Gerakan Pramuka Bali berada di pundak adik-adik sekalian,” pungkas Kak Sri Yuniati sekaligus membuka acara secara resmi ditandai dengan ketukan palu sidang.

Editor: Rudi.