LetterNews
03 November 2026
02:17 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
29 August 2026 09:39 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 29 August 2026, 09:39 WITA

Terima Audiensi Pertalindo Bali, Gubernur Koster Tegaskan Agenda Bali Mandiri Energi Bersih

Foto: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) Bali di Jayasabha, Denpasar

DENPASAR, Letternews.net – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (Pertalindo) Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (28/8/2026). Pertemuan ini memperkuat sinergi pengelolaan lingkungan hidup sekaligus percepatan transisi energi bersih di Pulau Dewata.

Dalam audiensi tersebut, Gubernur Koster menegaskan bahwa sasaran Bali tidak sekadar mengejar target global Net Zero Emission (NZE) 2045, melainkan mewujudkan Bali Mandiri Energi berlandaskan sumber energi yang bersih, baru, dan terbarukan (EBT) sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

[irp]

Wujudkan Kualitas Udara dan Lingkungan Sehat

Gubernur Koster menyampaikan bahwa kebijakan transformasi energi bersih dirancang untuk memastikan kesehatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem alam Bali secara langsung.

“Bali tidak hanya Net Zero Emission. Agenda utamanya Bali Mandiri Energi. Sumber energinya bersih, baru, dan terbarukan. Dengan demikian kualitas udara bagus, polusi turun, penyakit juga menurun. Itu target saya,” ujar Gubernur Koster.

Ia menambahkan, transisi energi harus berjalan beriringan dengan perluasan serta rehabilitasi hutan dan peningkatan penanaman pohon guna menjaga ketersediaan pasokan oksigen alami.

[irp]

Transisi Pembangkit Fosil dan Dorongan PLTS 1.500 MW

Untuk mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar fosil—termasuk pasokan sekitar 35 MW dari Paiton yang berbasis batu bara—Pemprov Bali secara bertahap mendorong pemanfaatan potensi energi ramah lingkungan:

  • Diversifikasi Sumber Energi: Mengoptimalkan tenaga surya, gas, gelombang laut, hingga angin yang telah masuk dalam rencana sistem kelistrikan PLN.

  • Percepatan PLTS: Mendorong pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, sekolah, dan fasilitas umum melalui Surat Edaran Gubernur.

  • Dukungan Pemerintah Pusat: Kementerian ESDM memberikan alokasi dukungan pengembangan PLTS di Bali hingga kapasitas 1.500 MW.

Langkah terobosan Bali dalam mempercepat kebijakan energi bersih ini juga mendapat perhatian internasional, hingga Gubernur Koster diundang ke London untuk memaparkan strategi transisi energi daerah.

[irp]

Kolaborasi Pertalindo Bali dan Konferensi Internasional

Sementara itu, Ketua DPP Pertalindo Bali, I Ketut Gede Dharma Putra, menyatakan kesiapan organisasinya dalam mendukung kebijakan Pemprov Bali melalui penyediaan tenaga ahli tersertifikasi serta fasilitas laboratorium lingkungan terakreditasi.

Pertalindo Bali juga menyampaikan rencana pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Konferensi Internasional pada 22 September 2026 mendatang. Bekerja sama dengan Universitas Udayana dan Shinhwa University, konferensi mengangkat tema “Pemanfaatan Energi Bersih di Bali Menuju Net Zero Emission 2045” serta mengundang Gubernur Koster sebagai keynote speaker.

Editor: Rudi