LetterNews
02 November 2026
19:48 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
31 May 2026 23:44 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 31 May 2026, 23:44 WITA

Hadiri Padiksan di Griya Kanginan Sanur, Wali Kota Jaya Negara Saksi Lahirnya Sulinggih Baru

Foto: I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri sekaligus menyaksikan langsung rangkaian prosesi ritual sakral Padiksan yang berlangsung di Griya Kanginan, Sanur, Denpasar, Minggu (31/5/2026).

DENPASAR, Letternews.net – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri sekaligus menyaksikan langsung rangkaian prosesi ritual sakral Padiksan yang berlangsung di Griya Kanginan, Sanur, Denpasar, Minggu (31/5/2026).

Prosesi upacara suci ini dilaksanakan oleh Ida Bagus Agung Dwaja Natha bersama sang istri, I Gusti Ayu Putu Suciningsih. Ritual ini merupakan tahapan penting menuju penyucian diri (sadaka) dan pengukuhan resmi sebagai Sulinggih dalam tatanan kehidupan Agama Hindu di Bali.

[irp]

Dipuput Guru Nabe, Resmi Menyandang Bhiseka Sulinggih

Upacara Pediksan yang berlangsung khidmat ini dipuput langsung oleh Guru Nabe, Ida Padanda Gede Putra Kemenuh dari Griya Gede Kemenuh, Gianyar. Setelah seluruh rangkaian esensi upacara selesai dilaksanakan, kedua sang diksita yang sebelumnya berstatus Walaka resmi memperoleh gelar kesulinggihan.

Ida Bagus Agung Dwaja Natha kini resmi memperoleh Bhiseka dan menyandang nama Ida Pedanda Gede Ngurah Dwaja Nata. Sementara sang istri, I Gusti Ayu Putu Suciningsih, memperoleh Bhiseka suci sebagai Ida Padanda Istri Agung Kumba Dewi.

Wali Kota Jaya Negara menyampaikan apresiasi mendalam atas kelancaran prosesi padiksan yang telah berjalan sesuai dengan tuntunan sastra agama.

“Pemerintah Kota Denpasar memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan yang menjadi pilar penting dalam menjaga keseimbangan spiritual Pulau Bali. Semoga dengan lahirnya sulinggih baru ini, dapat semakin memperkuat pelayanan umat serta memberikan tuntunan rohani yang teduh bagi masyarakat,” ujar Jaya Negara.

[irp]

Telah Melalui Tahapan Diksa Pariksa Sesuai Prosedur

Ketua Panitia Karya, Ida Bagus Ngurah Suamba, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara ini telah melewati tahapan administrasi dan prosedur hukum keagamaan yang sangat ketat. Salah satu syarat mutlak yang dipenuhi adalah pelaksanaan Diksa Pariksa oleh Yayasan Dharma Samudaya Nusantara pada Jumat, 22 Mei 2026 lalu.

Proses permohonan mediksa dari Griya Kanginan Sanur ini sendiri telah diajukan secara resmi sejak 1 April 2026 dengan menetapkan struktur kepanditaan nabe sebagai berikut:

  • Guru Nabe: Ida Padanda Gede Putra Kemenuh (Griya Gede Kemenuh, Gianyar).

  • Guru Waktra: Sulinggih dari Griya Gede Keniten, Taen Siat, Denpasar.

  • Calon Guru Saksi: Sulinggih dari Griya Kanginan, Sanur.

[irp]

“Seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang mengacu pada hasil Paruman Sulinggih, AD/ART Yayasan Dharma Samudaya Nusantara bidang keagamaan, serta pedoman prosedur Pediksan yang berlaku,” ungkap Ida Bagus Ngurah Suamba.

Melalui keputusan resmi tersebut, Guru Nabe memiliki kewenangan penuh untuk menganugerahkan Bhiseka serta hak Ngeloka Pala Sraya (pelayanan umat) setelah pelaksanaan Upacara Pediksan dan Ngelinggihang Weda rampung dijalankan.

Prosesi sakral ini diakhiri dengan doa bersama yang dihadiri oleh keluarga besar griya, para sulinggih, tokoh agama, serta krama adat Sanur yang antusias memberikan doa restu demi kelancaran swadharma kepanditaan baru tersebut.

Editor: Rudi.