LetterNews
03 November 2026
00:08 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
23 July 2026 07:18 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 23 July 2026, 07:18 WITA

Tani Merdeka Bali Apresiasi Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional

Foto: Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali, Zulfikar Wijaya, S.E. dan Dr. Sudaryono, B. Eng., M.M., MBA. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

DENPASAR, Letternews.net – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas penunjukan Dr. Sudaryono, B. Eng., M.M., MBA sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang terintegrasi langsung dengan penguatan sektor pangan nasional.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali, Zulfikar Wijaya, S.E., menegaskan optimismenya terhadap kepemimpinan baru di lembaga independen penanganan gizi nasional tersebut.

“Atas nama keluarga besar DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Dr. Sudaryono atas amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Kami meyakini pengalaman, kapasitas kepemimpinan, dan dedikasi beliau akan membawa BGN semakin adaptif, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Zulfikar Wijaya di Denpasar, Rabu (22/7/2026).

[irp]

Petani Lokal Fondasi Utama Pemenuhan Gizi

Zulfikar menegaskan bahwa keberhasilan program pemenuhan gizi nasional tidak dapat dipisahkan dari peran sektor pertanian sebagai penyedia pangan utama yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.

Sinergi antara Badan Gizi Nasional dengan petani, kelompok tani, pelaku usaha pangan, hingga pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Beberapa komitmen strategis DPW Tani Merdeka Bali meliputi:

  • Penguatan Pangan Lokal: Siap berkolaborasi dalam memasok komoditas pertanian berkualitas dari petani Bali untuk mendukung kebutuhan gizi masyarakat.

  • Pemberdayaan Kelompok Tani: Mendorong peningkatan kapasitas produksi serta kesejahteraan petani di tingkat perdesaan.

[irp]

  • Mitra Generasi Unggul: Menjadikan petani tidak sekadar penggerak ekonomi desa, tetapi juga mitra strategis pencetak generasi Indonesia yang sehat dan cerdas.

“Kami percaya, petani bukan hanya penggerak ekonomi desa, tetapi juga mitra strategis dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul menuju Indonesia Emas 2045,” lanjut Zulfikar.

Ia berharap di bawah kepemimpinan Dr. Sudaryono, BGN mampu mempercepat program prioritas pemenuhan gizi nasional melalui inovasi lintas sektor yang manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Editor: Rudi