
JEMBRANA, Letternews.net – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Kabupaten Jembrana di panggung provinsi. Putu Ayu Gita Yutra Riantini, putri daerah terbaik asal Bumi Makepung, sukses mengamankan tiket dan siap bertarung dalam ajang pemilihan duta pariwisata serta kontes kecantikan bergengsi, Ning Ayu Bali 2026.
Ajang yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Pulau Dewata tersebut dijadwalkan akan menggelar malam puncak pada 2 Juli 2026 mendatang. Dalam kompetisi bergengsi ini, Gita membawa misi besar untuk memperkenalkan serta mempromosikan potensi pariwisata, seni, dan kekayaan budaya khas Kabupaten Jembrana ke khalayak yang lebih luas.
[irp]
Keberhasilan Gita menembus ketatnya persaingan di tingkat provinsi langsung mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Jembrana. Kehadiran Gita disambut hangat oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, di Rumah Jabatan Bupati pada Rabu (10/6).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kembang mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian yang diraih oleh talenta muda Jembrana ini.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi tinggi lolosnya Putu Ayu Gita Yutra Riantini dalam ajang Ning Ayu Bali 2026. Ini merupakan bukti nyata bahwa generasi muda Jembrana memiliki daya saing yang luar biasa, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata daerah,” ujar Bupati I Made Kembang Hartawan.
Bupati Kembang juga menambahkan bahwa keikutsertaan Gita bukan sekadar kebanggaan personal bagi keluarga, melainkan marwah bagi Kabupaten Jembrana. Beliau berpesan agar Gita senantiasa menjaga rasa percaya diri, menjunjung sportivitas, dan menjadi representasi terbaik dari karakter krama Jembrana yang ramah dan berbudaya selama masa karantina.
[irp]
Ajang Pemilihan Ning Ayu Bali selama ini dikenal luas sebagai salah satu kontes duta pariwisata paling prestisius di Bali. Penilaian dalam kompetisi ini mengadopsi standar yang komprehensif, di mana indikator pemenang tidak hanya menitikberatkan pada aspek kecantikan fisik semata (beauty).
Para juri akan menguliti aspek-aspek krusial lainnya dari setiap finalis, yang meliputi:
Brain (Kecerdasan): Wawasan luas mengenai isu global, pariwisata berkelanjutan, dan kearifan lokal.
Behavior (Kepribadian): Etika, karakter luhur, dan keluwesan dalam bersosialisasi.
Advokasi Nyata: Kemampuan peserta dalam mengampanyekan pelestarian seni budaya daerah secara berkelanjutan.
“Pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Jembrana tentu berada penuh di belakang Gita. Selamat berjuang, tunjukkan pesona, kecerdasan, serta keunikan budaya Jembrana di panggung Ning Ayu Bali 2026,” tegas Bupati Kembang melecut semangat.
Melalui dukungan kolektif dari pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat, langkah Putu Ayu Gita Yutra Riantini diharapkan mampu menjadi cerobong promosi yang efektif untuk melambungkan potensi pariwisata unggulan Jembrana sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah Bali.
Editor: Rudi.