Empat Dosen, Gelar Program Pengabdian Desa Mitra Di Desa Megati  Tabanan

 Empat Dosen, Gelar Program Pengabdian Desa Mitra Di Desa Megati  Tabanan

Foto: Aktivitas Desa Wirausaha Mandiri Pangan Berbasis Sumber Daya Alam Di Desa Megati Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan

Digiqole Ad

Letternews.id — Empat Dosen Universitas Mahasaraswati melalui salah satu Tim Pengabdian pada Masyarakat gelar Program pengabdian desa mitra yang dilaksanakan di Desa Megati Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan, telah berjalan sejak tahun 2019 hingga tahun 2021, dengan meliputi dua mitra yaitu kelompok tani Suka Mandiri, dan Kelompok Wanita Tani Ayu Tangkas.

Dr. Dra. I Gusti Ayu Diah Yuniti, M.Si.menjelaskan tujuan kegiatan pengabdiaan ini untuk meningkatkan produktivitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Ayu Tangkas serta meningkatkan perekonomian keluarga dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Megati secara luas.

BACA JUGA:  Desa Tembok Jadi 100 Persen Desa PLN Mobile

“Mengembangkan jaringan pemasaran produk secara off line dan online. Teknologi tepat guna dalam penggilingan bumbu, meningkatkan produktivitas usaha tani di Desa mengati, dan meningkatkan produksi usaha tani melalui produksi tanaman pangan lebih dari satu kali dalam setahun. Mengembangan sentra agrowisata di Desa Megati berbasis pangan. Menerapkan teknologi tepat guna dalam panen padi dan penyiram tanaman” Ungkap Diah Yuniti.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Desa Megati Kecamatan Selemadeg Timur
Kabupaten Tabanan serta masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat di desa ini bisa menjadi hilirisasi penelitian dan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat Desa. Kami mendukung Tim untuk mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi Universitas Mahasaraswati (UNMAS) melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini” Jelas Diah Yuniti saat ditemui tim Media Letternews. Senin, 24 Januari 2022.

BACA JUGA:  ICMI Orwil Bali Gelar Pesantren Kilat Ramadhan dan Santunan Guru Ngaji

Ni Putu Sukanteri, SP.M.Agb. memaparkan metode pendekatan yang kami gunakan kepada masyarakat analisis situasi untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi mitra serta merancang solusi untuk mengatasi permasalahan mitra. Sosialisasi pada mitra untuk setiap program tahun ke III yang akan dilaksanakan. Evaluasi program kegiatan sebelumnya dan melaksanakan program lanjutan dan memberikan penyuluhan kepada mitra dan pendampingan.

Sedangkan Ir. I Made Suryana, M.Si. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan terdapat beberapa pelatihan yang telah dilakukan pada mitra Kelompok Tani Suka Mandiri, dengan capaian. Kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra. KWT Ayu Tangkas dan Kelompok Tani Suka Mandiri. Kegiatan yang telah berjalan pada kelompok Tani Suka Mandiri: Pelatihan penggunaan teknologi mesin pemotong padi, pengaturan pola tanam pada lahan sawah padi-jagung manis dan Rosella, dan pengemasan pupuk organik padat.

Kegiatan pada KWT Ayu Tangkas meliputi : pelatihan pemasaran online, pelatihan pengelolaan pekarangan menjadi sumber pangan keluarga, pelatihan pengolahan kue metode kukus, dan kerjasama pemasaran dengan PERUSDA Kabupaten.

BACA JUGA:  OJK Regional 8 Bali dan Nusra Ajak Polda Bali Ngiring ke Banjar

Yenni Verawati, SE., MM. mengatakan faktor penghambat kegiatan, berjalan terlambat karena pandemi Covid-19 dan pelaksaan PPKM di Bali yang membatasi jumlah kerumunan, sehingga pelatihan dilaksankaan secara bertahap dengan membatasi jumlah peserta tiap kegiatan sehingga kegiatan yang mestinya dapat dilakukan sekali dapat dilakukan dua kali agar tidak terjadi kerumunan.

“Beberapa kegiatan belum dapat dilakukan seluruhnya sesuai jadwal yang telah di rencanakan sehingga akan dilaksanakan pada kegiatan pengganti sesuai keadaan mitra dan narasumber. Faktor yang mendukung yaitu semangat dan kesiapan anggota kelompok untuk mengikuti semua program dilaksanakan dengan baik. Kerjasama anggota kelompok yang dapat terjalin melalui komunikasi yang baik sehingga kegiatan dapat dilakukan tanpa paksaan” Kata Yenni Verawati

(LN/RD)

.
Digiqole Ad
Bagikan: