LetterNews
03 November 2026
07:39 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
23 June 2026 17:51 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 23 June 2026, 17:51 WITA

Sediakan Data Akurat, Pemkot Denpasar dan BPS Teken Komitmen Bersama Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Kepala BPS Kota Denpasar, I Made Juli Ardana, serta disaksikan oleh jajaran Forkopimda Kota Denpasar.

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar resmi memperkuat sinergi lintas instansi demi menyukseskan program strategis nasional. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar dan Pemkot Denpasar di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Selasa (23/06/2026).

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Kepala BPS Kota Denpasar, I Made Juli Ardana, serta disaksikan oleh jajaran Forkopimda Kota Denpasar.

Agenda SE2026 ini merupakan bagian dari gerakan serentak di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk menghimpun data dan informasi komprehensif mengenai peta aktivitas ekonomi masyarakat serta peta profil pelaku usaha.

[irp]

Data Valid Jadi Fondasi Utama Kebijakan Investasi Daerah

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Kadek Agus Arya Wibawa menegaskan bahwa program sensus ekonomi ini merupakan instrumen krusial dalam menyediakan basis data yang akurat guna mendukung perencanaan pembangunan kota yang matang.

Menurutnya, ketersediaan data yang valid akan menjadi landasan utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan berbagai regulasi dan kebijakan strategis, terutama di sektor ekonomi micro, iklim investasi, hingga program pemberdayaan masyarakat.

“Sensus Ekonomi 2026 adalah salah satu momentum penting yang kita gunakan bersama untuk menggali data akurat. Data inilah yang sangat dibutuhkan untuk mendukung penyusunan kebijakan pembangunan daerah agar ke depan bisa lebih tepat sasaran,” ungkap Arya Wibawa.

Arya Wibawa juga mengimbau dengan sangat kepada seluruh pelaku usaha di wilayah Kota Denpasar untuk ikut berpartisipasi aktif. Ia meminta dunia usaha menyambut baik kehadiran petugas lapangan serta memberikan informasi yang jujur dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan demi kepentingan kemajuan daerah.

[irp]

Terjunkan 500 Petugas Lintas Sektor: Targetkan Sektor Rumah Tangga dan UMKM

Sementara itu, Kepala BPS Kota Denpasar, I Made Juli Ardana, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen dan dukungan penuh yang ditunjukkan oleh jajaran eksekutif Pemerintah Kota Denpasar.

Ia memaparkan bahwa untuk wilayah Denpasar, BPS telah menyiapkan kekuatan personel lapangan yang cukup masif untuk menyisir seluruh potensi perputaran uang di masyarakat.

  • Jumlah Personel Lapangan: Menggerakkan lebih dari 500 orang petugas sensus yang tersebar merata di seluruh desa dan kelurahan di Denpasar.

  • Asal Petugas Sensus: Merekrut tenaga lokal potensial mulai dari perangkat desa hingga kalangan mahasiswa.

  • Segmen Sasaran Sensus: Menyasar klaster rumah tangga produksi, pelaku usaha mikro kecil (UMKM), hingga korporasi besar.

“Hasil pengumpulan data dari Sensus Ekonomi 2026 ini selanjutnya akan diolah secara terpusat di tingkat nasional. Jika seluruh proses berjalan lancar sesuai lini masa, hasilnya siap dirilis secara resmi dalam jangka waktu satu tahun ke depan,” pungkas Juli Ardana optimistis.

Editor: Rudi.