Penumpang KMP Samudera Utama Terjatuh ke Laut, Berhasil Dievakuasi di Perairan Gilimanuk-Ketapang
Respons Cepat Keluhan Viral, Fasilitas Toilet Pelabuhan Sampalan Nusa Penida Kini Kembali Prima
KONDISI PRIMA: Fasilitas toilet di Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida, Senin (20/4). Perbaikan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pengelola dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa pelabuhan di kawasan Segitiga Emas.

NUSA PENIDA, Letternews.net – Menanggapi keluhan masyarakat yang sempat viral di media sosial terkait kondisi fasilitas publik di Pelabuhan Sampalan, pihak pengelola pelabuhan bergerak cepat melakukan langkah perbaikan dan pembersihan total.
Kepala Pelabuhan Sampalan, Robert Taufan, memberikan klarifikasi resmi bahwa saat ini pemeliharaan pada toilet toilet sedang dilakukan. Pelabuhan Sampalan total memiliki 34 toilet dan 11 urinoir. Setelah dilakukan “general inspection” pada fasilitas toilet yang ada, dari jumlah toilet yang ada semua bisa dipergunakan, dan hanya 2 urinoir pada toilet kedatangan yang masih mengalami kendala dan dalam tahap perbaikan pada saluran pembuangannya. Pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pengunjung dan memastikan bahwa saat ini fasilitas umum tersebut sudah dalam kondisi prima dan siap melayani wisatawan maupun warga lokal dengan nyaman.
“Beberapa kerusakan pada kamar mandi di pelabuhan sudah kami perbaiki secara menyeluruh. Saat ini, para penumpang dan tamu yang berkunjung dapat kembali menikmati fasilitas umum dengan nyaman di Pelabuhan Sampalan,” ujar Robert Taufan kepada awak media, Senin (20/4).
Komitmen Peningkatan Layanan
Pihak pengelola menyadari bahwa Pelabuhan Sampalan merupakan gerbang utama pariwisata di kawasan Segitiga Emas Nusa Penida yang melayani ribuan wisatawan setiap harinya. Oleh karena itu, pemeliharaan fasilitas dasar menjadi prioritas utama untuk menjaga kredibilitas destinasi wisata unggulan Bali ini.
Selain melakukan perbaikan fisik, manajemen pelabuhan juga berkomitmen untuk:
Meningkatkan Intensitas Pembersihan: Menyiagakan petugas kebersihan secara berkala guna memastikan lantai, sanitasi, dan ketersediaan air tetap terjaga selama jam operasional pelabuhan.
Pengawasan Rutin: Melakukan pengecekan infrastruktur secara harian agar kerusakan sekecil apa pun dapat segera diatasi sebelum mengganggu kenyamanan pengguna jasa pelabuhan.
Respons Cepat: Menjadikan masukan dari masyarakat di media sosial sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan selesainya perbaikan ini, diharapkan kekhawatiran masyarakat mengenai penurunan kualitas fasilitas publik di pelabuhan bernilai strategis ini dapat terjawab. Pihak pengelola juga mengajak seluruh masyarakat dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga kebersihan fasilitas yang telah disediakan demi kenyamanan bersama di Nusa Penida.
Editor: Rudi.







